Rabu, 12 November 2014

FF Training [EXO SERIES] - FINAL PART

PART 5B.
“Aku akan memilih salah satu diantara kalian yang paling aku sukai,kau puas??!!” Richan berjalan dan segera keluar menutup pintu. Kai terkejut dengan jawabannya,berani-beraninya gadis ini mengatakan hal itu.
*
Satu minggu setelahnya,Kai sungguh geram melihat adegan di depannya. Kai hari ini akan bertindak dewasa,ia harus berani mengatakan hal ini. Richan dan Eunhyuk baru saja keluar dari studio rekaman. Kai menghadang mereka berdua…
“Aku perlu bicara padamu,”Ucapnya dingin tanpa menatap seorangpun,keduanya bingung,”Aku?” Richan bertanya dengan bodohnya,”Bukan kau,tapi di sebelahmu…” jawabnya dengan dingin.
Kai berjalan lurus melewati mereka berdua,Richan berdecak kesal, “Aku pergi dulu,nanti kita bertemu lagi.” Eunhyuk dengan santainya sambil mengelus puncak kepala Richan.
“Eoh,hati-hatilah. Jangan sampai kalian saling memukul—“ Richan berhenti,ia dengan refleks mengucapkan hal yang seharusnya ia tidak ucapkan,Eunhyuk menatapnya serius. “Kalian sudah besar,berbicaralah sesuai umur kalian,aku pergi!” Ucap Richan yang langsung meninggalkan Eunhyuk.
Eunhyuk mengikuti kemana langkah Kai pergi,sampai akhirnya mereka berdua berhenti di atap gedung ini. “Langsung saja pada intinya,aku menyukai Richan.” Ucap Kai dengan santai namun serius. Eunhyuk terdiam,”Aku tahu kau juga menyukainyakan?”
“Eoh,aku menyukainya!” Eunhyuk angkat bicara.
“Aku sudah bertanya padanya,siapa yang dia pilih,aku atau kau saat acara Best artist of the year. Dia tidak memilih dan mengatakan dia akan memilih salau satu dari kita yang ia sukai,”Kai menjelaskan,Eunhyuk terdiam,Kai berfikir bahwa Eunhyuk belum juga mengerti,”Aku perjelas,salah satu diantara kita yang di pilih olehnya yang berhak mendapatkannya,bagaimana?”
“Tidak masalah,bagiku.”Eunhyuk memasukan kedua tangannya di saku celana panjangnya,”Jalga (Aku pergi!)” Ia membalikan badannya dan pergi.Kai naik pitam di buatnya,orang ini benar-benar! Berani sekali dia pergi dengan seenaknya!
*
Kai dan Eunhyuk terus berlatih sebelum menjelang hari pertempuran mereka. Padahal,lawan mereka bukan hanya satu orang! Melainkan ada Kyuhyun,Siwon,Jungkuk dan masih banyak lagi.
Richan baru saja mengunjungi ruang latihan mereka,hanya sekedar melihat dari kejauhan dan pergi. Ia tidak enak jika harus mengganggu keduanya yang sedang berlatih. Richan merasa sangat bosan.
Ia memutuskan untuk pergi keruangan Lee Jeongsuk ‘Tok…Tok…’ Richan mengetuk pintu kemudian masuk setelah mendapat izin dari si empunya. Wajahnya menampilkan bahwa ia sedang lesu saat ini.
Richan duduk di sofa dan merebahkan tubuhnya santai,”Taepyeonim,aku sangat bosan sekarang.” Ia bergumam.
Jeongsuk menatap Richan sebentar lalu kembali menatap layar laptop di depannya,ia membetulkan letak kaca mata radiasi itu lalu berdiri. “Waeyo?”
Richan menatap langit-langit,”Aku bosan,tidak ada yang bisa aku lakukan saat ini. Semua tugas sudah di kerjakan,jadi aku memutuskan berkunjung kesini.” Jawabnya dengan santai,Richan menyadari sesuatu. Ia segera membenarkan posisi duduknya menjadi tegak dan mengecek tenggerokannya,”Jeosonghamnida,seharusnya aku ingat posisiku sekarang sebagai Trainee,Taepyeonim.”
Jeongsuk mendekat dan duduk di seberangnya,”Gwenchana,tidak ada yang melihat kita. Kau bisa santai seperti biasanya…”Ia melepas kacamata anti radiasinya dan menaruhnya di meja,”Walaupun kau sedang tidak ada tugas,kau tidak boleh bersantai terlalu lama. Isilah waktu luangmu dengan menulis lagu baru,atau setidaknya berkomunikasi dengan Trainee lain.”
Richan kembali memposisikan tubuhnya dengan santai,”Tapi tidak ada yang mau berkomunikasi denganku selain kau,Eunhyuk-ssi dan Kai sunbae.”Ia menjadi lesu.
“Mereka sedang berlatih bukan?” Richan menganggukan kepalanya,”Kau bisa mengawasi mereka dan memberi masukan,bagaimanapun kau yang meembuatkan lagu untuk mereka.” Jeongsuk melanjutkan.
“Ah,benar!” wajah Richan kembali bersemangat,Richan berdiri dan menghampiri Taepyeonim orang yang di sambut itupun juga ikut berdiri. Richan memberikan pelukan ringan,”Gamsahamnida,Taepyeonim. Kau memang orang yang bisa di andalkan!” Richan tersenyum dan melepaskan pelukannya. Gadis itu pergi dari ruangan CEO dan menuju ke ruang latihan.
*
Richan pergi menuju ruang latihan Eunhyuk,karena banyak Trainee lain di ruang latihan Kai,akan terjadi masalah jika Richan memaksakan untuk pergi kesana. Eunhyuk menghentikan latihannya dan duduk di laintai bersama Richan. Ya mereka mengobrol seperti biasa dan di lingkupi dengan canda tawa,tanpa sadar seorang Pria di kejauhan mendelik kesal melihat hal di depannya.
Hari terus berlalu sampai akhirnya besok adalah hari pertempuran semua Idol dan Trainee yang akan debut di agensi ini.
*
Tata panggung,audience,juri,staff dan yang lainnya sudah lengkap dengan kesiapan yang tinggi, Richan duduk di belakang panggung untuk mensuport artis yang akan menyanyikannya.
Voting online sudah di buka sejak satu jam yang lalu,acara tahunan ini juga sedang di siarkan live untuk tiga jam kedepan. Sekurangnya lima Trainee siap debut sudah menunjukan penampilan mereka,sudah saatnya bagi Eunhyuk untuk menampilkan lagu barunya.
Suara tepuk tangan terdengar sampai di belakang panggung,”Kau tidak perlu takut,tunjukan yang terbaik karena aku mengharapkan banyak darimu!” Richan memeluk Eunhyuk dengan singkat.
Eunhyuk tersenyum,”Kau tidak perlu cemas,sudah hampir 1 tahun aku menjadi artis di dunia hiburan.” Ia mencoba menenangkan.
“Baiklah kalau begitu,FIGHTHING!!!” Richan mengangkan tangannya keudara lalu tersenyum,Eunhyuk sudah siap naik ke atas panggung.
“Ini salah satu penampilan yang sangat di nanti-nanti,setelah ini akan ada Kai yang akan membawakan lagu terbarunya. Sebelum penampilan Kai,mari kita nikmati Eunhyuk dengan lagu Destiny!” MC telah selesai berbicara kemudian turun ke bawah panggung berganti dengan Eunhyuk yang sudah berada di atas panggung.
Kai menunggu di bawah bersiap untuk tampil,ia sempat melihat Richan karena berada di tempat yang sama. Tak ada sapaan satu sama lain,”Bersiaplah setelah ini!” Ucap Richan lalu pergi berlari ringan. Richan memutuskan untuk berada di sisi yang berlawanan saat ia tampil sebagai pemain gitar saat Kai tampil.
Eunhyuk telah selesai dan turun ke bawah panggung, ia sempat berpapasan dengan Kai sebelum pergi ke ruang make upnya. Kai semakin kesal! Richan naik ke atas panggung lebih dulu lalu duduk di kursi yang telah di sediakan dengan gitar di tangannya,Kai masuk lalu berdiri di depan tiang microphone.
Hana…dul..set…
Richan memetik senar gitar lalu di iringi dengan suara Kai,entahlah. Sebelumnya suara Kai bisa di bilang merdu saat latihan,namun kenapa sekarang terkesan biasa? Pertanyaan muncul di benaknya,namun Richan terus memutuskan untuk terus memetik senar gitar sampai lagu ini benar-benar berakhir.
“I wanna be with you~” bait terakhir dalam lagunya,tepuk tangan tak kalah meriah menghiasi studio ini. Keduanya membungkukan tubuh lalu turun dari atas panggung.
Kai turun lebih dulu dari Richan,Richan segera menaruh gitarnya asal dan mengejar Kai. Sayang seribu sayang,Eunhyuk segera menghadangnya dengan senyuman. Tak ada alas an bagi Richan untuk pergi,”Chukkae! Itu panggung pertamamu,kita harus merayakan ini nanti!” Eunhyuk menaruh lengannya di pundak Richan lalu berjalan pergi,Richan hanya bisa menatap punggung Kai dengan nanar.
Kai kenal betul itu tadi suara Eunhyuk,Kai terdiam sesaat lalu menolehkan pandangannya kebelakang. Ternyata gadis itu tidak mengejarnya.
Tiba di 30 menit terakhir sebelum acara ini berakhir.
Perolehan voting adalah Kyuhyun dengan 27,1%,Jungkuk dengan 11,3%,Kai dengan 30,8% dan Eunhyuk dengan 30,8%. MC kembali lagi ke atas panggung. Layar besar telah menunjukan hasil voting online+voting dari para Trainee.
“Seperti yang kalian lihat,dengan begini Kyuhyun dan Jungkuk tersingkir. kini hanya tinggal tersisakan Eunhyuk dengan 30,8% dan Kai dengan 30,8% hasil suara dengan jumlah yang sama. Namun voting sudah di tutup dan di akhiri oleh Park Richan sebagai penulis lagu keduanya…” Mc berhenti dengan Richan yang naik ke atas panggung di tambah suara tepuk tangan yang meriah. “Baiklah,Park Richan-ssi,satu suara ini akan sangat berpengaruh bagi keduanya. Salah satu dari mereka akan di tetapkan sebagai Best artist of the year untuk tahun ini. Tidak perlu berlama lagi,silahkan tulis salah satu nama dengan kemampuan terbaik.” Ucapnya dengan jelas.
Richan sempat bingung sebelumnya,seandainya tidak seri,pasti ia tidak di butuhkan untuk memberi penilaian ini. Ia meneguk ludahnya gugup lalu menuliskan nama seseorang di kertas. “Baiklah,saya sudah memilih slah stau di antara mereka… dan saya mengucapkan selamat baginya dan akan terus menulis lagu dengan baik di masa depan. Saya sudah memutuskan untuk memilih….”Richan berhenti sebentar untuk membuat ketegangan.
Dilain tempat,seseorang sudah menunggu di ruang yang tak begitu besar berisi dengan banyak kabel dan tombol disana. Klik. Tombol maut itu di tekan,tempat ini menjad gelap dan hanya bercahaya oleh kilatan lampu kamera yang menyala. Orang itu pergi dari tempat itu.
Terjadi mati lampu. Namun hal itu segera di atasi dalam 10 menit. Lalu di lanjutkan yang sebelumnya tertunda. Posisi Best of artist kini sudah di gantikan. Pemenangnya sudah di umumkan.
*
Satu minggu ke depan, salah satu dari Eunhyuk dan Kai masih tidak bisa menerima kekalahan ini. Kai memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini di atap asrama mereka. Terjadi adu mulut antara keduanya,hal ini biasa terjadi ketika pertengkaran antara kedua pria.
Richan mendengarkan semua ini dari balik pintu. Sejak acara itu,hubungannya dengan Kai sedikit renggang. “YA! Kalian berdua kembali bertengkar? Kenapa kalian menyebut namaku?” dengana lancangnya Richan langsung masuk ke zona berbahaya itu.
“Richan-ah,kau disini? Mari pergi dari sini,dan aku akan menjelaskannya di bawah.” Eunhyuk menggemgam tangan Richan,namun sayang seribu sayang,dalam hitungan kilat,Richan segera menepisnya.
“Ini salahmu,kau yang mulai duluan untuk membahas masalah ini.”Eunhyuk membela dirinya sendiri,”Aku pergi…”Hyukjae melambaikan kedua tangan dan berniat untuk pergi.
Secepat kilat,Richan meraih tangan Eunhyuk sehingga niatnya untuk pergi di gagalkan. Richan menundukan kepalanya seolah berkata ‘jangan tinggalkan aku’ Eunhyuk menatatapnya dengan nanar.
Richan melepaskan tangan Eunhyuk setelah tatapan sinis dari Kai,”Apa kalian berdua mempertaruhkanku?” tanyanya dengan polos.
“Richan-ah,kami hanya…”
“Ne! kami berdua mempertaruhkanmu,Park Richan. Aku melakukan ini karena aku mencintaimu.” Dengan cepatnya Kai memotong ucapan Eunhyuk.
“Aku…aku perlu bicara denganmu Eunhyuk-ssi.” Richan menarik tangannya dan segera berhenti di tangga darurat. Richan menatap Eunhyuk seolah meminta memberinya penjelasan.
“Kau memilhku saat Best artist,album soloku akan segera hadir. Kurasa itu sudah cukup. Aku-aku memang menyimpan perasaan padamu,tapi aku tidak bisa memaksakan kehendakmu. Kau menyukainya kan?” Richan terdiam,”Pergilah temui dirinya,aku akan menganggap bahwa pertaruhan ini batal.” Setulus hatinya Eunhyuk mencoba mengatakan hal itu. Dari pada berujung bahwa mereka berpacaran,tapi cintanya hanya sepihak. Lebih baik dari awal Eunhyuk merelakannya pergi.
Brug!
Richan segera memeluknya dengan cukup erat,”Eunhyuk-ssi,aku punya pertanyaan padamu?” Eunhyuk hanya membalas ‘hmm?’ dengan mengelus rambur Richan,”Apa kau ingin bersahabat dengan Kai? M-maksudku diantara kalian berdua tidak ada pertengkaran,bagaimanapun kalian sudah lama mengenal.”
Eunhyuk melepaskan pelukannya,”Tentu saja,tapi dia terus menyimpan dendam padaku. Bagaimanapun aku sudah mengenalnya sejak lama,aku sudah menganggapnya teman walau terkadang kami sering bertengkar.” Eunhyuk memegang kedua bahu Richan.
Richan melepas tangan Eunhyuk dan menggandengnya ke tangga untuk pergi menemui Kai yang sudah menunggu lama sejak tadi. “Kai sunbae,kali ini aku akan bertanya serius! Apa kau benar-benar menyukaiku?” teriaknya di dengan Eunhyuk yang masih membelakanginya.
“T-tentu saja! Apa selama ini kau tidak menyadarinya?” jawabnya dengan dingin.
“Aku akan menerima pernyataanmu!” Ringan berteriak sambil tersenyum,namun Kai segera menatapnya terkejut.”Hanya dengan satu syarat!” Kai mengerutkan dahi.
Richan berjalan lebih dekat,ia menarik salah satu tangan Kai,Richan kemudian menaruh tangan Eunhyuk sehingga membuatnya bersatu. “Mulai sekarang kau tidak boleh menganggapnya musuh,bagaimanapun Eunhyuk-ssi sudah mengenalmu sejak lama. Kalian harus dewasa,melupakan masa lalu yang mengerikan itu dan kau harus bisa menerima Eunhyuk-ssi sebagai temanmu. Dengan begitu aku juga bisa menerima dirimu sekarang.”
Kai mengangkat kepalanya dan menatap Richan,”M-MWO?!” Kai membelakan matanya tak percaya,”Itu semua terserah padamu…” Kai mengalah,”Arrata! Mulai sekarang aku akan memulai menerima kehadiran orang ini!” Eunhyuk menatapnya sinis,”Maksudku Lee Hyukjae!” Kai tersenyum meledek. Ya,Lee Hyukjae adalah nama kecilnya dulu.
Richan tersenyum senang,Richan melepaskan tangan keduanya kemudian menggandengnya bersamaan. Richan berada di tengah dan bersiap untuk pergi,namun kedua namja di samping diam seolah minta di beri penjelasan. “Aku rasa kita tak perlu berlama-lama disini,anginnya terlalu kencang, mari kita pergi untuk menulis lagu baru Eunhyuk!!” teriaknya dengan semangat.
“Wae nan?(kenapa aku)” Kai menatapnya serius.
Richan ikut menatapnya,”Bagaimanapun kau adalah penulis lagu,kau juga  harus membantuku!” dengan cepat Kai memalingkan wajahnya dan berkata ‘Shireo!’ sejujurnya ia belum bisa menerima keadaan ini. Richan melepaskan tangannya,”Terserah padamu,kalau begitu aku akan pergi bersama Eunhyuk di kamarnya!”
Kai berfikir cepat,ia tahu jelas bagaimana kelakuan Eunhyuk,”SHIREO! ANDWAEE! Kita ke kamarku dan membuat lagu untuknya.” Richan mengapit lagi lengan Kai,ketiganya pergi dengan senyumnya masing-masing.
FIN.
NOTE :

Aku minta maaf kepada Richan,Karena ada penundaan untuk jadwal share part ending ini sesuai janji. Dan maaf karena feelnya kurang dapat,banyak typo dan endingnya kurang memuaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar