Minggu, 05 Oktober 2014

El Dorado Time Travel [1D Series] -Part 7

PART 7
Edward melambatkan larinya,air matanya sudah terkuras sejak insiden yang baru saja terjadi. Ia tak peduli apa yang terjadi sekarang, tapi sejauh mata memandang ikan buas itu sudah tak terlihat lagi.
“Maafkan aku,Luke.” Edward berteriak karena kekesalannya. Ia terus menyesali kenapa ia tak melawan ikan itu,padahal ia masih memiliki pisau untuk membunuhnya. Ia merasa sangat bersalah. 
Edward terus menangis,ia tak ingin seperti ini karena ia seorang pria. Tapi ia tak sanggup lagi menahan air mata karena melihat pengorbanan teman untuknya.
“Aku tidak akan menyerah! Kau telah berkorban untuk Anna dan aku,aku harus memberikan ini pada Anna.” Luke memantapkan dirinya,tapi tunggu…
Ia berhenti melangkah,ia melihat ada suatu pemandangan yang mengganggu pemandangannya.
“Oh My God! Apa yang harus aku lakukan sekarang?” Edward membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang ia lihat,baru saja masalah terselesaikan dan hadir masalah baru.
Kau tahu apa yang Edward lihat? Itu adalah sebuah kawah.
Ia melambatkan langkahnya mendekati kawah itu. ia berfikir sejenak,ternyata tempat itu adalah tempat yang ia injak sebelumnya. Kalian ingat dengan insiden sebelumnya? Insiden saat Nick memberikan serum terakhir untuk Anna.
Terjadi gempa kecil,namun tiba-tiba terbentuk sebuah lobang kecil yang di duga sebagai sumber air. Edward sangat ingat tempat itu. ia mengingat kejadian sebelumnya,tadinya belum ada kawah ini. Hanya jalanan tanah setapak biasa,namun bagaimana bisa kawah ini terbentuk ?
Edward menepi melihat kedalaman kawah itu, “Mungkin kedalamannya sekitar 20-25m.” Batin Edward. Ketinggian sekitar 5 meter lagi air yang berada di kawah itu tumpah ruah ke jalan ini.
Ia memprediksi dalam hatinya. “Terjadi gempa sebelumnya,itu baru terjadi beberapa jam yang lalu. Berarti air yang keluar terjadi sangat cepat!” Pekik Edward dalam hatinya. “Jarak mencapai tanah sekitar 5 meter lagi. Mungkin 50 liter/detik!” Seru Edward. Itu berarti tidak tersisa waktu yang banyak, Edward harus segera memberitahukan hal ini pada Nick.
Edward berlari cukup kencang,ia terus menggendong sirip ikan sebagai obat untuk Anna di sela ia berlari. Hanya karena sirip ikan ini Luke sampai harus merelakan nyawanya.  Tapi kemana ia harus berlari?
Edward berada dalam masalah yang besar,ia tidak tahu dimana arah untuk sampai ke pesisir pantai. Ia tersesat, “Kenapa?” Batin Edward. Masalah terus bertubi-tubi datang padanya,ia tidak tahu harus berbuat apa.
Ia menenangkan dirinya dan berjalan mengikuti perasaannya.
***
“Baiklah,kita harus cepat!” Seru Percy Jackson, “Tidak perlu takut,Sotorch tidak ganas. Lizzie,kau naik bersama Ayah. Dan Vaselive…kau bersama Alena.” Percy Jackson sekarang sudah berada di atas kodok raksasa itu.
Alena memberanikan dirinya,dan pada akhirnya ia sekarang sudah berada di atas Sotorch menyeramkan itu, “Ayolah Vaselive,cepat naik!” Suruh Alena. Vaselive menelan ludahnya takut,tak ada cara lain. Dan sekarang ia sudah berada di belakang Alena.
Lizzie ikut naik ke atas Sotorch itu di bantu dengan Ayahnya, “Baiklah,pegangan anak-anak!”
Waaaaaaaaaaa!
Kodok raksaksa itu terbang. Awalnya mereka merasa takut,namun di lihat dari jarak tempuhnya. Tidak akan selama itu,mungkin sekitar 5 menit. Alena berteriak sangat kencang! Vaselive hampir jatuh saat kodok itu mengepakan sayapnya,ia berpelukan dengan kakaknya.
Setelah perjalanan singkat,Di awali Percy Jackson turun dari kodok itu. lalu di ikuti dengan anak-anaknya,Kodok itu terbang kembali.
“Waawww!”Seru Alena takjub. Ia hanya takut bahwa ia salah melihat,sekarang ia sudah berada di depan pintu raksaksa Eldorado.
Tiang-tiang panjang menghiasi kerajaan kuno ini,tapi ada satu tiang yang sangat terlihat berbeda. Yaitu kedua tiang yang terpampang di dekat pintu ini,tinggi tiang dan pintunya sekitar 5meter. Bagaimana,menakjubkan? Tunggu,bukan hanya itu…
Áda yang lebih menakjubkan lagi selain ini,semua bangunan disini berbalut emas murni! Ini bukan cat berwarna emas,tapi ini sungguh emas murni! Bagunan yang memiliki panjang 1000 meter dan tinggi 150 meter ini semuanya berbalut emas murni.
Tapi bukan hanya itu saja,ada pernak-pernik lainnya menempel pada bangunan itu. kau tahu apa itu? ada sekitar ratusan batu rubi beraneka warna,jutaan berlian biru syafir dan ribuan batu zambrud. Banyak ornamen batu bumi menempel di atas,bawah dan lainnya dengan berbagai ukuran. Pantas seluruh dunia ingin pergi kesini,tunggu… masih ada lagi yang menarik perhatian.
Pintu ini setinggi 5 meter dan ada dua tiang berbalut emas di sampingnya,dan tepat di belahan pintu ini ada yang lebih menarik lagi. Kau tahu apa itu? Ada sebuah batu kuning terbesar menempel sebagai hiasan pintu itu. dia meter batu kuning itu adalah 2 meter,takjub bukan ? *Yang nggak tahu batu kuning bisa cari di google*
Batu itu adalah batu terbesar mungkin di dunia ini,batu ini terus bersinar menandakan kemurniannya. Warnanya sungguh melekat dan sangat besar. Ketiga anak Jackson terpukau terkecuali dirinya,ia sudah melihat ini sebelumnya jadi tidak terlalu terkejut.
Vaselive berfikir,jika dari luar seperti bagaimana dengan yang berada di dalam ? bisa mati berdiri mereka!
Prokk… Prokk… Prokk…
Percy Jackson menepuk tangan sebanyak tiga kali di depan wajah ketiga anaknya,mereka mengerjapkan matanya. Anaknya sudah terlalu lama membayangkan semua ini,tapi ini sungguh bukan mimpi. Ini asli!
“Bagaimana,sudah cukup puas? Bagaimana jika melihat ke dalam?” Tanya Percy Jackson,melihat ini bukan hal luar biasa baginya. Dia sering mengunjungi tempat ini untuk membuka kode rahasia pintu emas ini,namun nihil hasilnya.
“Ayah,apa ini semua asli?” Vaselive balik tanya pada Ayahnya, “Ayo kita cabut batu rubi itu dan pulang!” Seru Vaselive menawarkan idenya.
“Tidak perlu repot-repot,batu yang menempel disini sudah melekat dengan emas. Butuh waktu lama untuk mencabutnya,dan tidak ada peralatan yang memadai.”
“Aku ingin ke dalam!” Seru Lizzie.
“Ayah juga ingin kesana,coba lihat ini.” Percy Jackson menuntut anaknya berjalan mendekat ke arah batu kuning terbesar ini,dan ada sebuah tulisan yang berbahas entah apa itu. mungkin itu bahasa suku Chibcha, “Bukalah pintu ini dan keajaiban akan muncul,hanya suku Chibcha yang tahu kode ini.” Percy Jackson menerjemahkan tulisan yang berada di batu kuning itu,bagaimana ia bisa tahu? Itu terlihat seperti bahasa alien.
“Bagaimana jika kita bom tempat ini?” Tanya saran Vaselive,dengan peralatan yang memadai bisa saja ia membuat sebuah peledak.
“Tidak,itu tidak akan mampu meruntuhkan tempat ini. Emas ini dulunya adalah emas cair,dengan suhu ribuan derajat suku Chibcha membuat emas cair sebagai bahan pembuat bangunan.” Jawab Percy Jackson,ia menghela nafasnya, “Yang ada kau malah membuat emas cair di danau ini menumpahkan airnya kemana-mana seperti ombak yang menerjang batu karang,tapi apa kau mau? Suhunya sekitar 200°,yang ada kita mati sebelum tahu apa isi di dalamnya.”
Bayangkan saja jika emas cair itu seperti ombak di laut,tak apa memang. Ombak laut memiliki suhu cukup dingin,tapi tidak untuk emas cair. Dan emas ini adalah kualitas terbaik di dunia,dalam hitungan beberapa detik,emas ini akan mengering jika tidak di panaskan. Itu artinya,jika emas cair di danau ini mengenai tubuh kita…kita sudah menjadi manusia emas. Tapi siapa yang ingin seperti itu? terkena air panas yang baru mendidih saja kulit sudah melepuh,bagaimana dengan yang sepanas ini?
“Apa yang harus kita lakukan?” Keluh Alena,ia cukup lelah melewati perjalanan panjang dengan berbagai rintangan. Ia duduk di sana,tepat di atas keramik emas itu.
“Sudahlah aku lapar,kita makan saja dulu.” Lizzie duduk di dekat kakaknya dan membuka tasnya,ia mengeluarkan beberapa makanan dan minuman dari tas itu.
Baiklah,mereka beristirahat sebentar dulu. Perut mereka juga sudah cukup kosong,lebih baik makan dulu. Alena makan beberapa makanan ringan,ia berdiri mendekati batu kuning itu. ia terus memutar otaknya untuk memecahkan kode itu…dan terus berfikir,berfikir, dan berfikir. Kedua adiknya dan Ayahnya masih sibuk untuk menyantap makanan mereka. Lagi pula,sudah lama Percy Jackson tidak makan makanan di negara aslinya.
***
Edmund,Jack,Nick dan Anna masih duduk di tepi pantai menunggu kedatangan Aslyn. Pemimpin dari pemimpinnya.
Lihatlah bagaimana kondisi Anna sekarang, apa masih layak dia di sebut sebagai manusia? Matanya sudah sangat sayu,bibirnya sudah putih seperti kulitnya. Kulit Anna sebenarnya sedikit gelap,namun racun itu terus menggerogoti tubuhnya. Entahlah berapa suhu badannya,sudah sedingin es mungkin.
Anna tidak tahu harus berbuat apa,tubuhnya sudah sangat lemah. Bahkan hanya untuk duduk tegap saja ia tidak kuat,ia menaruh kepalanya di bahu Jack sambil menunggu Aslyn.
Tanpa di sadari semua orang disana,Anna menjatuhkan kristal cair dari matanya. “Sangat sakit…” Batin Anna,ia merasakan sakit luar biasa di sekujur tubuhnya. Bahkan mengangkat tangan saja tidak bisa sama sekali,bisa di bilang ia lumpuh total. Tapi ini bukan lumpuh.
Anna ingin mengadu untuk mengungkapkan rasa sakitnya pada sahabat di sampingnya,tapi ia tidak ingin. Pasti jika Anna mengeluh sakit,salah satu dari mereka mungkin akan nekat untuk mencari sirip ikan piranha saat itu juga.
Oh,racun sudah sepenuhnya melekat pada seluruh darah Anna. Ia cukup kuat,ini sudah lebih dari 10 menit sesudah prediksi. Tapi Anna masih hidup walau dengan keadaan seperti ini,prediksinya bahwa serum terakhir itu akan bertahan sekitar 6 jam. Tapi ini sudah lebih dari 10 menit,berarti Anna terus menguatkan dirinya.
BRRRUUUKKKKKK….
 Sebuah mesin waktu jatuh bersamaan dengan satu orang di dalamnya,siapa lagi kalau bukan Aslyn. Mereka semua mengalihkan pandangannya,dan ternyata benar! Gadis yang baru melewati mesin waktu itu adalah Aslyn.
Nick dan Edmund menghampiri Aslyn. “Aslyn!”
“Hoah! Aku tidak akan pernah pergi kesini lagi,jika seperti ini.” Keluh Aslyn,ia adalah gadis yang cukup manja.namun kepintarannya patut di acungi jempol.
Edmund membantu Aslyn berdiri,”Kau tidak apa-apa?” Tanya Edmund khawatir.
“Aku terjatuh dari langit!” Jawab Aslyn. Ya,dia baru saja jatuh dari ketinggian sekitar empat meter. Bagaimana itu tidak sakit? Untung saja ia terjatuh di pasir pantai.
Jack ingin menghampiri Aslyn,namun sebagian tubuhnya masih menopang tubuh Anna. Ia mengurungkan niatnya.
Aslyn berdiri,” Ada apa dengan Anna?” Tanyanya. Ia mendekat pada Jack dan Anna.
“Apa kau bawa serumnya?” Tanya Jack,iya berharap iya. Dan semoga saja Aslyn membawa serum itu untuk Anna.
Jack berdiri dengan perlahan dan membantu Anna berdiri dengan sangat perlahan,berat. Tapi kenapa bisa terasa berat bagi Jack? Berat tubuh Anna saja tidak sampai 50kg. Dia tidak tahu bahwa Anna sungguh dalam keadaan lemas.
Ada satu ikan aligator mendekat ke arah mereka,panjang tubuhnya sekitar 10 meter dan beratnya…bisa di bayangkan sendiri,giginya seperti pisau. Semua orang menjauh,entah darimana datangnya ikan ini. Mereka berada dalam masalah besar.
Nick berfikir cepat,ia teringat dengan Vaselive. Nick berada di depan dan sisanya di belakang Nick. Ia berada sekitar dua meter dari ikan besar itu. langsung saja Nick mengeluarkan botol peledak dari Vaselive,
Ikan itu semakin  mendekat. Ketakutan luar bisa menyelimuti mereka semua, Nick membuka tutup dari botol itu. merasa terancam Ikan itu membuka mulutnya sebesar mungkin,Ini kesempatan emas! Nick langsung melemparkan sebagian serbuk peledak itu,dan benar kata Vaselive. Tak sampai dua detik ikan itu meledak,bekasnyapun sampai tak terlihat sedikitpun. Vaselive telah menyelamatkan jiwa mereka.
“Vaselive,jika kau mendengar…Ikan aligator baru saja menyerang kami,panjangnya sampai 10 meter. Kau harus berhati-hati!” Nick berbicara pada kamera yang hampir tak terlihat itu,ini sebagai peringatan untuk Vaselive agar berhati-hati. Tentu saja ia musuhnya,tapi baru saja ia menyelamatkannya.
BRRUUUKKKKK….
Sebelumnya Jack terus menopang tubuh Anna dengan melingkarkan tangannya di bahu Anna agar ia  tak terjatuh,namun terasa aneh. Tiba-tiba saja,Jack seperti tidak merasakan berat tubuh Anna lagi.
Ya,Anna terjatuh tergeletak begitu saja. Semua mata memandangnya terkejut, Jack berlutut dan terus menggoyangkan tubuh Anna dan sesekali ia menepuk pipinya. Tapi tak ada respon sedikitpun.
Air mata sudah mengering di pipinya.bibirnya sudah tak berwarna lagi,matanya tertutup,tubuhnya sungguh dingin. Jack terus menepuk pipi Anna.
Anna tak merespon dan malah mengeluarkan muntahan darah dari tubuhnya,keadaan semakin genting. Anna semakin terbaring kaku,apa lagi yang harus Jack lakukan? Anna sudah benar-benar mati.
“Anna,Anna…” Panggil Jack.Namun nihil,Anna sekali lagi tak memberi respon sedikitpun.
Nick mendekat,”Ia sudah berusaha,ia mencoba untuk tetap kuat.” Cicit Nick yang matanya sudah mulai berkaca-kaca, “Sudah lebih dari 6 jam. Ia bertahan melebihi prediksi.”
“Nick,aku membawakan serum yang kau suruh.” Sesaat Aslyn membuka tasnya,ia menunjukan sesuatu.”serum pemutih,serum anti bakar,serum anti matahari,serum pereda sakit dan serum berisikan alkohol 95%.” Aslyn menunjukan sesaat serum yang ia bawa.
“Percuma,Anna sudah tidak membutuhkan itu!” Nick sedikit kesal dan menyesal,”Lagi pula,Anna butuh serum penetral racun ular.” Nick merendahkan suaranya.
“Anna!” Panggil Aslyn berteriak,ia sungguh menyesal. “Cepat bangun! Anna,aku atasanmu! Aku tidak pernah memerintahkan kau untuk mati,cepat bangun. Ini perintah!” Aslyn perlahan menjatuhkan kristal cair dari matanya. Bukan sepenuhnya ini salah Aslyn,sebelumnya Nick juga tidak menyuruh untuk membawa serum apa. Hanya botol serum bertutup ungu,
Percuma jika Aslyn berteriak,itu tidak akan berguna. Anna tidak akan hidup lagi. Racun itu sudah sepenuhnya menguasai tubuh Anna,tidak hanya satu gigitan! Ular itu memiliki kepala dua.
“Anna,selamat tinggal.” Cicit Edmund dalam hati.
“Aku bahkan belum pernah mengatakan kepadanya,hanya beberapa kata! Selamat tinggal.” Jack menyesali dirinya dalam hati.
“Edmund! Anna,Anna…”
Terdengar suara seseorang sedang berteriak,entalah siapa itu. orang itu terus memanggil nama Edmund dan Anna berkali-kali.tapi,suara ini tidak asing bagi mereka.
“Edward!” Aslyn menatap orang yang keluar dari semak-semak itu,ia yakin ia tidak salah lihat. Itu benar-benar Edward! Semua mata menatap matanya.
Aslyn dan Edward berlari ke arahnya, “Edmund,ini berita yang sangat penting… kau ingat sumber air kecil sebesar diameter pulpen itu?” Tanya Edward menceritakan dengan sedikit ketakutan dan rasa menyesal di matanya, Edmund menganggukan kepala.“Terbentuk sebuah kawah,air keluar sekitar 50 liter/detik. Aku yakin beberapa hari lagi tempat ini akan tenggelam.” Prediksi Edward. Hanya ada satu sumber air yang di ketahui,jika derasnya air 50liter/detik mungkin benar apa kata Edward. Tempat ini akan tenggelam dalam beberapa hari.
“Apa? Bagaimana bisa itu terjadi?” Tanya Edmund penasaran.
“Aku yakin itu karena gempa sebelumnya,sehingga terjadi pergeseran bumi.” Jawab Edward.
“Jack,Edmund,Edward,Nick…. Tapi dimana Luke?” Tanya Aslyn.
“Luke….” Edward terdiam sesaat,matanya sudah berkaca-kaca.
“Dimana dia? Cepat katakan! Kau bersamanya kan?” Tanya hardik Edmund sedikit menggoyangkan tubuh Edward.
“Luke….” Edward terdiam lagi,ia menunjukan sirip ikan piranha pada mereka berdua. “Luke tewas karena di makan ikan piranha sebesar 2 meter,ia menyuruhku untuk memberikan ini pada Anna. Dimana Anna?”
“Apa kau bilang? Luke tewas?” Tanya Aslyn terkejut.
“Anna…” Edmund terdiam sekarang.
“Apa mungkin…..” Edward teringat bahwa Anna bertahan hidup sekitar 6 jam sebelumnya,Edward berlari menuju kerumunan orang itu. ia melihat Anna terbaring lemah,”Anna bangunlah,Luke menyuruhku memberikan ini padamu agar kau hidup. Bangunlah!” Edward menggoyangkan tubuh Anna.
“Percuma,Edward! Anna telah mati.” Ucap Jack pada Edward.
Edward tidak menghiraukan apa yang di bicarakan Jack padanya, “Anna,Luke merelakan nyawanya untukmu. Demi sirip ikan ini! Aku bahkan belum sempat mengatakan amanat terakhir dirinya padamu…” Edward terisak,ia merasa sangat menyesal melebihi sebelumnya. “Luke mengatakan bahwa ia mencintaimu,dia sangatmencintaimu! Diamerelakan nyawanya agar kau tetap hidup! Dia meminta maaf karena belum pernah menyatakan perasaannya padamu!”Edward menggoyangkan tubuh Anna.
Terdengar suara bergemuruh lagi.
Ini adalah gempa bumi,gempa ini sungguh kencang daripada sebelumnya! Gempa ini berskala 5,8 SR! suasana menjadi genting.
Tanpa di sadari,terjadi pergeseran bumi. Ya,sama seperti sebelumnya. Terjadi pembentukan beberapa sumber air di beberapa titik di pulau ini. Dengan diameter bermacam-macam dari yang terbesar sampai yang terkecil.
Air keluar dari sana dengan sangat deras. Dengan deras air yang bermacam-macam,dan masih ada yang lebih menarik lagi. Di pusat pulau ini,yaitu beberapa kilo meter dari Golden mountain terbentuk sebuah sumber air yang sangat besar. Dia meternya mencapai 5 meter.
Air keluar darisana dengan sangat deras. Dari seluruh sumber air yang ada,itulah yang terbesar. Mungkin sekitar 2000liter/detik. Tempat ini akan benar-benar tenggelam.
***
 “Ayah,aku menemukan kode rahasia ini!” Pekik Alena dengan bersemangat. Entah darimana ia menemukan itu,semoga saja dugaannya benar. “Ayah,aku berharap aku benar. Lizzie,Vaselive dan Ayah cepat pegangan pada tiang-tiang ini,aku takut terjadi sesuatu nanti.” Suruh Alena.
“Kak,kau tahu misteri kode ini?” Tanya Vaselive.
“Tidak tahu pasti,cepat pegangan yang kuat pada Ayah!” Suruh Alena lagi.
Lizzie,Vaselive dan Percy Jackson berpegangan kuat pada tiang di dekat sana. Mereka sampai harus menggunakan tali tambang untuk mengikat tubuhnya pada tiang besar itu.
“Lizzie,jika kau disana aku berpegangan dimana?” Hardik Alena pada Lizzie yang sudah siap berpegang erat pada tiang itu, “Mundurlah sedikit,aku akan lari kesana nanti.” Suruh Alena,Lizzie memundurkan tubuhnya sedikit.
Lizzie member celah dekat tiang itu,Vaselive di belakang Lizzie, dan Percy Jackson di belakang Vaselive. Tali tambang sudah siap berada di pinggang mereka yang sudah terkait pada tiang besar ini.
Baiklah,ini saatnya Alena mulai beraksi.
Ia mendorong kuat pada batu kuning di depannya itu,dan tak disangka… Batu kuning itu bersinar.ia lalu mendorong batu Red Diamond yang ukurannya cukup besar tepat di bagian lantai tempat ini,dan sama seperti sebelumnya… batu ini bersinar. Dan terakhir…ia memanjat menggunakan tiang di bagian kiri ini dan menekan batu yang lebih kecil dari batu seblumnya,kau tahu batu apa itu? itu adalah batu The Cullinan,dan batu itu bersinar lagi.
Ia segera berlari menyelip (?) di depan Lizzie dan berpegangan pada tiang di depannya,terdengar suara gemuruh di balik pintu besar emas itu.
Entahlah apa yang ada di dalamnya itu,terdengar seperti suara emas yang akan jatuh ke arahnya. Dan BINGO! Pintu itu perlahan terbuka,dan…

===== TBC =====

Tidak ada komentar:

Posting Komentar