Minggu, 05 Oktober 2014

El Dorado Time Travel ]1D Series] - Part 5

PART 5
“Jack,lihat! Bukankah itu Lizzie,anak dari Pecy Jackson!” Bisik Edward pada Jack.
“Bagaimana jika kita menculiknya? Keluarganya pasti berada di sekitar sini,kita bisa menggunakan Lizzie untuk memperbudak keluarganya.” Bisik Jack kembali pada Edward.
“Ok!”Edward setuju dengan ide Jack. Edmund,Nick, Luke serta Anna pergi duluan. Jack dan Edward,sepertinya memiliki sebuah rencana.
Tapi rencana apa itu? mengapa terlihat seperti mereka bersembunyi-sembunyi? Apakah itu sebuah rencana jahat? Mungkin saja,karena merekakan musuh dari keluarga Jackson.
***
“Bukankah itu…” Batin Lizzie yang melihat seekor kelinci memiliki sirip melompat-lompat sembari memakan wortel berukuran dua jengkal di dekat sana. “Itu pasti kelinci laut! Jika aku meminta untuk melihat kelinci laut pada Ayah,pasti dia akan memarahiku lagi! Tapi aku sungguh ingin mendekati kelinci itu!” Terjadi perang dalam hati Lizzie. Ia menghentikan langkahnya untuk berfikir panjang,Kakak serta Ayahnya sudah terlihat cukup jauh dari sini.
“Aku hanya ingin melihatnya sebentar! Ayah pasti akan terus berjalan lurus,lebih baik aku melihatnya sebentar dan kembali mengikuti Ayah nanti!” Ya ampun,Lizzie memilih jawaban dari perang hatinya yang salah! Bagaimana jika Kakak dan Ayahnya sudah tidak terlihat lagi? Pasti ia akan tersesat.
Tapi Lizzie tidak mempedulikan itu sekarang, ia berjalan perlahan mendekati kelinci laut yang sedang memakan wortel itu. warna bulu dan memiliki sirip berwarna putih,dan…
Cukup takut pada awalnya. Tapi Lizzie berhasil mengelus bulu lembut kelinci laut itu,ia sungguh senang! Setelah puas melihatnya ia berencana untuk kembali,namun ada satu hal yang membuat ia membatalkannya. Ia melihat seekor semut hitam berukuran sebesar kecoa pada umumnya.
Lizzie mengambil botol serum yang sudah tidak terpakai dari tasnya dan memasukan semut raksaksa itu kedalam botol itu dan memandangi dengan damai semut yang terperangkap pada botol kecil itu.
Ia berusaha untuk berdiri dan pergi dengan semut raksaksa itu,namun belum sempat berdiri sempurna…Ada dua tangan melingkar pada kedua tangannya dan ada tangan juga yang menahan tas dan mulutnya. Ia tak bisa apa-apa sekarang.
“Kak-kak- Ay—“ Lizzie berteriak dan belum sempat pergi ataupun melihat orang itu.Namun penjahat itu lebih dulu membungkam mulutnya dengan tangannya. Ia tak bisa apa-apa sekarang.
***
Alena berhenti sebentar untuk mengikat tali sepatunya yang terlepas,ia merasa cukup haus setelah perjalanan panjangnya. “Lizzie, dimanan botol—“ Alena terkejut ketika berbalik menyadari adiknya sudah tidak ada, “Ayah,Lizzie menghilang!” Teriaknya yang sukses membuat Vaselive dan Ayahnya berbalik.
“Kemana Lizzie?” Tanya Ayahnya yang matanya sudah terlihat cukup berkaca-kaca. Entahlah ia juga terlihat cukup kaget dan takut.
“Mungkin dia ingin melihat kelinci laut itu.” Ujar Vaselive menebak. Mereka semua tidak tahu dimana keberadaan Lizzie dan kemana ia pergi.
“Itu benar! Lizzie sangat menyukai Kelinci!” Sambung Alena,ia berfikir cukup lama. “Kita harus mencari Lizzie sekarang sebelum ia tersesat! Tapi,bagaimana dengan Raflesia hitam?” Benar,tujuan mereka sekarang adalah melihat Raflesia hitam dan Anggerk dua warna. Tapi rupanya mereka harus mengurungkan niatnya melihat tumbuhan langka itu karena Lizzie menghilang.
“Baiklah,ayo ikuti Ayah!” Percy Jackson memimpin di depan lagi, ia dengan perasaan cemas terus mencari dimana anaknya berada namun belum juga terlihat batang hidungnya sampai saat ini.
Percy Jackson semakin cemas lagi,terus menerus ia mencari namun Lizzie tak kunjung di ketemukan. Bahkan Percy Jackson sekarang berada di tempat Lizzie sebelumnya berada disini.
Ada seekor Kelinci laut,pasti Lizzie berada di dekat sini! Namun sekarang ia sudah tak ada,percuma juga Percy Jackson dan anaknya bersusah payah mencari Lizzie namun belum di temukan juga.
“Ayah,kelinci laut itu ada disini. Tapi dimana Lizzie? Aku sudah cukup lelah.” Keluh Vaselive.
“Ia pasti masih di sekitar sini,apa mungkin ia tersesat?” Tanya Percy Jackson. Ia baru bertemu anak bungsunya beberapa waktu yang lalu,namun entah kenapa ia sudah menghilang lagi. Percy Jakson merasa bersalah,apa mungkin Lizzie pergi karena ia memarahinya terlalu kasar?
“Ayah,percuma jika kita terus mencari namun tidak membuahkan hasil. Lizzie pasti tahu kalau kita berjalan ke arah Golden Mountain. Bagaimana jika kita terus berjalan kesana? Mungkin Lizzie berada disana.” Saran Alena. Ya,mungkin ini benar juga. Dari kejauhan puncak Golden Mountain sudah terlihat dari manapun,hanya saja pintu kecil yang berada di pusat Golden Mountain saja yang sulit di temukan.
“Aku berharap seperti itu! baiklah,kita harus berjalan kesana.” Percy Jackson sangat menyesal telah memarahi Lizzie sampai akhirnya berakhir seperti ini. Sepanjang perjalanan ia terus menyesali dirinya,andaikan saja waktu bisa di ulang kembali! Pasti tak akan berakhir seperti ini.
Percy Jackson memimpin kedua anaknya untuk berjalan ke arah Golden Mountain tersebut. Percy Jackson dan kedua anaknya berhenti melangkah, terdengar suara gemuruh dan suara semak-semak yang terinjak seperti ada orang yang akan berjalan kearah mereka.
Ada sebuah batang pohon yang cukup besar. Alena dan Veselive serta Ayahnya berjalan mundur dan terus menatap takut siapa orang yang berada di balik semak-semak itu.
Yang Percy Jackson khawatirkan bukanlah itu. tapi ia hanya takut ada mahluk mengerikan saja yang datang kearahnya,jika itu Sotongsh mungkin saja Percy bisa menghadapinya. Tapi bagaimana jika itu seekor Piranha darat atau Ikan aligator berjalan? Tamatlah riwayat mereka.
HA!
Sekelompok orang keluar dari balik-balik semak belukar itu. tunggu-tunggu,ada beberapa orang yang mereka kenali. Terlebih lagi gadis yang di sekap itu,itu adalah Lizzie yang kedua tangannya di tahan oleh Edward dan Jack.
“LIZZIE!” Teriak Percy Jackson dan kedua anaknya bersamaan saat melihat gadis kecil yang di sekap kedua orang jahat itu adalah Lizzie,tapi bagaimana ia bisa berada di tangan mereka?
“Bukankah itu Luke Horan?” Tanya Alena tak percaya. Bagaimana mereka bisa sampai kesini? Alena dan adiknya hanya tahu bahwa Luke adalah Pengusaha kaya yang membantu membiayai hidup mereka saat di California,sampai akhirnya mereka harus memberikan rumah mereka pada Luke jika tidak bisa membayar hutangnya.
“Dan disampingnya adalah Profesor Nick Tomlinson. Dia adalah penemu mesin waktu yang aku bicarakan.” Timbal Vaselive yang juga terlihat tak percaya.
“Dan gadis yang di gendong Luke itu adalah Annabelle Smith,dia adalah musuh besar Ayah dan mendiam Ibumu.” Cicit Percy Jackson. Ia bertanya pada hatinya,kenapa Lizzie bisa berada di tangan mereka dan kenapa mereka semua bisa berada disini?
“AYAAH!” Teriak Lizzie. Ia bisa melihat Ayahnya kembali walau kedua tangannya masih di tahan oleh kedua orang jahat ini.
“Percy Jackson,kita akhirnya bertemu lagi di tempat ini.” Anna turun dari punggung Luke dan berdiri cukup sempurna,walaupun wajah dan kulitnya terlihat cukup pucat karena racun ular berkepala dua itu. tapi Nick telah memberinya obat berbentuk seperti serum sehingga dapat menetralkan sedikit racun yang mengalir dalam darah Anna.
“Tak kusangka kau kembali disini bersama pengikutmu yang sama seperti dulu,dan satu lagi itu aku tidak kenal.” Ujar Percy Jackson menatap aneh Jack. Ya saat dulu mereka berpetualang menyusuri Eldorado… Percy Jackson,Istrinya,Anna dan pengikutnya bersusah payah untuk sampai kesini. Namun Anna dan pengikutnya berkhianat dan meninggalkan mereka berdua dengan kembali ke California dengan mencuri salah satu mesin waktu miliknya.
“Dia Jack,ketiga anakmu pasti sudah mengenal baik kami semua.” Ucap Anna memperkenalkan Jack di hadapan teman lamanya,ralat! Maksudku musuh lamanya. tunggu-tunggu,ketiga anakmu sudah mengenal baik kami semua? Apa maksud dari kalimat itu barusan? Kalian akan mengetahui itu semua di cerita-cerita sebelumnya.
“Lizzie,kau baik-baik saja?” Tanya Alena pada Lizzie.
“Iya,Kak! Aku akhirnya bertemu lagi dengan Profesor Nick Tomlinson.” Jawab Lizzie. Loh kenapa jadi aneh seperti ini? Lizzie sedang di tahan oleh kawanan mereka,tapi kenapa tidak ada raut kesedihan di wajahnya? Justru di wajahnya terpampang jelas wajah keceriaannya.
“Sudahlah Percy Jackson,beritahu saja dimana tempat yang aku inginkan itu.” Tuntut Anna. Percy Jackson berfikir cukup keras,ia mengartikan dengan perlahan maksud dari kata-kata Anna barusan.
“Hahahahahah…” Percy Jackson tertawa cukup keras karena mengerti maksud Anna,ia berjalan mendekat kearah Anna dan menunjukan wajah menantang. “Golden Mountain itu. kau bisa mencari saja sendiri tempat itu,akan kuberitahukan satu hal! Hanya ada satu pintu untuk masuk ke kerajaan emas tersebut,dan akupun belum memecahkan kode rahasia itu. dan hanya suku Chibcha saja yang bisa masuk kedalam kerajaan emas itu,tapi mereka sudah punah.”
“Walaupun begitu,kau harus memberitahu kami dimana tempat itu!” Anna meninggikan suaranya,”Jika tidak,itu terserahmu saja. Kami bisa saja membunuh anakmu di hadapanmu sekarang,tapi…bukankah itu sangat sayang? Lizzie masih muda,berbakat seperti Ibu dan Ayahnya,dan bisa menemukan Atlantis. Dia juga cukup pemberani saat usia 13 tahun sampai bisa melawanku saat di Atlantis.” Ancam Anna. Tunggu,mereka ini berbicara apa?
“Atlantis? Apa maksudmu itu?” Tanya heran Percy Jackson. Sungguh,ia tak tahu tentang apa yang di bicarakannya sekarang.
“Tiga tahun yang lalu,Lizzie menemukan peta Atlantis. Dia yang menuntun kami sampai ke kota yang hilang itu.” Jawab Alena menjelaskan pada Ayahnya. Karena saat itu tidak ada Ayahnya. *Untuk lebih lengkap baca di The lost treasure yang belum Author buat,secepatnya akan di buat.*
“Langsung saja pada intinya karena aku tidak suka berbasa basi,dimana tempat itu?” Tanya Anna meninggikan suaranya lagi,ia menadangkan pisau di leher Lizzie. Lizzie merasa terancam dan terlihat cukup ketakutan.
“Lalu bagaimana jika aku tidak mau memberitahumu tempat itu?” Ancam Percy Jackson,ia melangkah satu langkah menatap tajam Anna.
“Tidak ada cara lain,kami akan membunuh Lizzie. Dan mungkin kedua anakmu juga akan kami bunuh.” Ujar Anna santai. Ya,mereka telah merencanakan ini untuk mengancam Percy agar memberitahukan dimana Golden Mountain itu.
“Bunuh saja!” Ucap Percy Jackson. Kedua anaknya serta Lizzie terkejut mendengar ucapan Ayahnya. Apa yang baru ia bicarakan? Apakah Percy sudah tidak menyayangi anaknya lagi? Tapi merekakan baru bertemu.
“Apa maksudmu?” Tanya Anna. Ia sedang mengancamnya tapi Percy Jackson tidak sedikitpun takut.
Mata Vaselive dan Alena terlihat cukup berbinar,ia tak percaya mendengar ucapan Ayahnya tersebut. Sakit hati? Tentu saja,tapi tidak sekarang! Percy Jackson belum selesai berbicara.
“Bunuh saja mereka jika kau mau! Kau bahkan bisa saja membunuhku,bagaimana? Kau ingin membunuh kami dengan cara apa?” Tantang Percy Jackson tak sedikitpun takut, “Tapi… jika kau membunuh kami,bagaimana cara kau untuk kesana? Kau bahkan tidak tahu caranya. Dan membuka pintu El Dorado itu,bagaimana bisa kau tanpa kami? Jika kami sudah terbunuh,kau bahkan tidak bisa apa-apa,termasuk kembali ke 2014.” Great! Benar dugaanku, Percy Jackson tak mungkin berbicara seperti itu tanpa suatu alasan. Ia memang cerdas.
Anna dan pengikutnya memahami kalimat Percy barusan, ia benar! Jika tidak ada dia bagaimana mereka bisa kesana? Pulau ini sungguh luas,pepohonan yang berada di hutannya cukup lebat,dan belum lagi dengan hewan menakutkan yang berada disini. Jalankan untuk ke Golden Mountain,jalan untuk pulang ke 2014 saja mereka tidak tahu.
“Baiklah Jack lepaskan dia.” Suruh Anna, “Apa yang kau inginkan?” Tanya Anna. Entah kenapa setelah mendengar ucapan Percy barusan,ia berubah 180° dari sebelumnya.
Lizzie sekarang sudah berada di pihaknya, “Jadilah pengikut kami!” Jawab Percy Jackson.
“Baiklah,kami akan lakukan itu!” Seru Anna santai. Ia seolah-olah seperti tidak peduli lagi dengan harga dirinya sekarang.
“Anna,apa yang kau bicarakan?” Tegur Nick pada Anna. Sudah menjadi pengikut Anna sekarang harus menjadi pengikut Percy Jackson? Ya ampun.
“Are you crazy?” Tanya Edward.
Anna mundur beberapa langkah menjauhi Percy Jackson dan membentuk lingkaran bersama pengikutnya, “Dengar,kita hanya memanfaatkan dia saja! Setelah kita tahu dimana tempat itu berada,kita bisa langsung membunuhnya!” Anna menjelaskan pada pengikutnya rencananya.
“Itu ide yang cukup bagus!” Seru Edmund merasa setuju. Beberapa pengikut Anna nampaknya juga setuju dengan rencananya barusan.
Mereka kembali lagi pada posisinya setelah berunding cukup lama.
“Kami setuju!” Seru Anna mau tak mau.
“Itu bagus! Vaselive,Lizzie,Alena serahkan tas kalian pada mereka. Biar mereka yang membawanya.” Suruh Percy Jackson pada ketiga anaknya.
“What? Percy Jackson,kami hanya setuju menjadi pengikutmu… bukan menjadi budakmu.” Ujar Anna terkejut.
“Pengikut adalah kata lain dari budak. Keduanya sama saja,hanya berbeda nama.” Ucap Percy Jackson, “Sudahlah,terima saja nasibmu sekarang.”
Ketiga anak Jackson memberikan tas mereka yang sangat berat kepada pengikut Anna. Ya,mau tak mau begitulah nasib mereka. Percy Jackson kembali memimpin perjalanan,ia kali ini tak mau hal yang sama terulang kembali. Percy melingkarkan tangannya pada pundak Lizzie sehingg mereka berdua berjalan berdampingan.
“Lizzie,apa kau tidak apa-apa? Apa mereka mengancammu?” Tanya Percy Jackson khawatir. Anaknya baru di culik,bagaimana ia tidak khawatir?
“Tidak ,Ayah! Mereka orang yang sangat baik,aku banyak berbincang kepada mereka terlebih lagi dengan Profesor Nick dan Tuan Edward, Tuan Edward sangat baik. ia pernah berjelajah ke Atlantis,Antartika,Sungai Amazon,Hutan di Amerika latin dan masih banyak lagi. Aku juga bertanya banyak hal padanya.” Jawab Lizzie. Ia sungguh senang bisa bertemu dengan kedua penjelajah hebat! Percy Jackson sang Ayah yang menemukan El Dorado dan Edward Payne penjelajah dunia.
“Tapi lebih tepatnya,ia bertanya banyak hal dan memaksaku untuk menjawabnya.” Timbal Edward yang berada di belakangnya. Memang benar,Lizzie bertanya banyak hal padanya dan Nick.
“Luke,aku sudah tidak sanggup berjalan lagi.” Keluh Anna yang berada di bagian paling belakang,dan Luke berada di depannya.
“Nick,berikan Anna serum itu lagi.” Luke memberhentikan langkahnya dan beberapa orang di depannya. Bentuknya seperti obat tablet,tapi sebenarnya itu sebuah serum pentertal racun yang di olah Nick menjadi berbentuk tablet.
“Ada apa denganmu? Apa dia di gigit sesuatu?” tanya Percy Jackson iba. Wajahnya terlihat pucat lagi,warna kulitnya pucat kebiru-biruan dan suhu tubuhnya sangat dingin seperti es.
“Dia di gigit ular berkepala dua.” Jawab Jack yang berada di belakang Edward. Nick mendekat dan akan memberikan serum penetral racun ular,namun rupanya racun itu lebih kuat daripada serum yang di berikan itu.
“Apakah warnanya hitam berbelang putih?” Tanya Percy Jackson lagi,Edward menganggukan kepalanya. “Dia adalah John Walker dan Jeremy Walker. Disini hanya ada dua yang baru aku temukan,dia ular berkepala dua yang cukup baik. Namun ia tidak suka dengan pendatang.” Baik? Ular seperti itu masih di katakan baik?
“Tapi,apa salah satu dari mereka betina? Apa mereka memungkinkan bertelur?” tanya Edward penasaran.
“Tidak. Mereka peliharaanku yang sangat baik hati,mereka berdua jantan dan jika ada satu betina. Kemungkinan mereka akan memiliki telur sebanyak 500 buah namun yang kemungkinan hidup hanya setengahnya. Untuk itu,ular itu cukup berbahaya.”
“Ayah,Apa ada obat untuk racun ini?” Tanya Vaselive.ia cukup tertarik,bisa saja ia menjadi peracik obat.

“Tentu saja ada. Tapi… obat untuk penetral racun itu adalah sirip piranha darat atau aligator darat. sirip dari ikan itu di hancurkan dan di minum. itu akan menghilangkan racun pada darah Anna. tapi,bisa saja piranha itu memangsa kalian hidup-hidup! piranha darat sama dengan piranha laut pada umumnya,namun bahayanya...ikan ini lebih besar 2x lipat dari piranha pada umumnya." Jawab Percy Jackson sedikit menakut-nakuti. Bukannya ingin berniat seperti itu,tapi memang itu kenyataannya. Dalam hitungan detik seekor ayam saja bisa dimakan oleh piranha pada umumnya. Bagaimana jika besar ikan itu 2x lipat dari biasanya?
“Bagaimana dengan ikan aligator darat?” Tanya Edmund penasaran.
“Aligator darat panjangnya bisa sampai 10 meter. Dan ukuran paling kecilnya adalah panjangnya minimal 5 meter.” Jawab Percy Jackson. Apa,10 meter? Kau tahu ikan Aligator? Ikan itu pada umumnya adalah 1:10. Maksudnya,jika berat badan ikan itu 10 Kg… itu berarti ia bisa memakan minimal 100 ikan,serangga atau hewan kecil lainnya. Dan bagaimana jika panjangnya 10 meter dan berat badannya 100 kg,kalian bisa membayangkan sendiri berapa hewan yang harus ikan aligator itu makan. Dan ikan itu bukan hanya ada satu disini.
“Tidak perlu,aku baik-baik saja. Selama serum ini masih banyak aku akan baik-baik saja.” Ujar Anna tegar. Serum penetral racun itu akan bertahan selama 6 jam saja. Setelah 6 jam itu berakhir Anna akan terlihat seperti orang yang skarat. Dan jika dalam 30 menit ia tidak mendapatkan serum kemungkinan besar bahwa Anna akan di pastikan tewas.
Nick melihat kotak obat kecilnya,ia menatap aneh dan terlihat menyesal melihat beberapa obat yang ia pegang. Entahlah kenapa,tapi ia terlihat aneh.
“Whats wrong?” Tanya Jack yang melihat Nick seperti memiliki masalah.
“Ah,tidak ada apa-apa.” Jawab Nick sambil tersenyum seolah tidak terjadi apa-apa.
“Jelaskan pada kami,Nick!” Seru Edward.
“Serum yang di berikan pada Anna barusan adalah serum terakhir.” Gawat,harus bagaimana lagi? Itu adalah serum terakhir. Kita juga tidak bisa menyalahkan Nick begitu saja. Dan jalan satu-satunya Anna untuk hidup setelah 6 jam lagi adalah dengan sirip ikan piranha atau ikan aligator.
“Tamatlah riwayatku.”
Mereka terlihat putus asa. Bukan hanya Anna dan pengikutnya saja,namun tampak putus asa juga terpampang jelas di wajah Percy Jackson dan ketiga anaknya.
Piranha dan Aligator pada biasanya saja sudah seperti itu,bagaimana dengan yang disini? Ukurannya berkali-kali lipat dari biasanya. Terlebih lagi,ikan piranha adalah ikan yang senang berkumpul dengan teman-temannya. Beruntung jika piranha dan aligator itu sudah kenyang  memakan banyak makanan,tapi…bagaimana jika ikan-ikan mengerikan itu sedang lapar?
Suara gemuruh terdengar lagi. Tanah yang sedang mereka pijak seperti bergetar! Memang getarannya tidak dahsyat,tapi ini cukup mengerikan. Apakah kawanan Sotongsh berlari kearah mereka? Ini seperti gempa bumi,ini mungkin gempa dengan skala 2.0 SR.
Mereka tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya. Vaselive dan Lizzie sampai terjatuh karena goncangan tiba-tiba ini.
Setelah beberapa detik,gempa bumi itu menghilang. Namun ada yang aneh,tiba-tiba keluar sumber air tepat di bawah Alena berdiri. Sumber air itu hanya sebesar lingkar pulpen,namun air terus keluar sana. 
Alena menjauh dari sumber air yang datang dengan tiba-tiba itu. Vaselive merasa tertarik dengan yang satu ini. Ia mengambil alat pendeteksi air dan mengubur alat itu untuk mengecek kadar air yang terdapat disana.
Profesor Nick juga merasa tertarik. Setelah beberapa detik,Vaselive mengambil alat pendeteksi air itu dan…
“Profesor Nick,coba lihat ini!” Ujar Vaselive menunjukan alat pendeteksi air itu pada Nick. Alat itu menunjukan bahwa suhu air disana adalah -10°. Terbilang cukup dingin,tapi bisa kau bayangkan jika air itu menjadi lautan? Bisa mati membeku mereka jika harus menahan dingin air serendah itu.
“Suhunya -10°! Apa kau memiliki sebuah penyumbat?” Tanya Profesor Nick. Vaselive menggelengkan kepalanya.
Nick mengambil batang pohon yang diameternya hanya 1cm. ia merobek sedikit bahan pada bajunya,Nick menyumbat sumber air itu dengan batang pohon yang di bungkus kain. Memang tidak akan bertahan lama,tapi setidaknya ini akan melambatkan air untuk keluar.
“Ini cukup untuk menahan air. Namun kemungkinan hanya bertahan sekitar 36 jam saja,air dari sumber air itu akan keluar 1liter/detik. Karena masalah ini belum di atasi,kemungkinan akan menjadi lautan dalam 2-3 hari.” Ujar Nick.
“Baiklah,kalau begitu. Ayo kita lanjutkan perjalanan.” Ucap Percy Jackson memimpin jalam lagi.
Mereka semua berjalan cukup jauh. Betapa terkejutnya mereka saat melihat danau emas? Tapi,bukan emas seperti itu. Apa kalian pernah melihat danau yang berisi air? Bayangkan jika air yang berada di danau itu adalah cairan lelehan emas? Menakjubkan bukan? Memang,tapi ini berbahaya! Suhunya adalah 200°. Jadi kalian mungkin tahu betapa panasnya lelehan emas ini,berwarna emas dan berkilau,tapi jika terkena tangan mungkin hanya akan tersisa tulangnya saja.
Tapi harus bagaimana lagi? Di tengah danau ini adalah Golden Mountain. Sebuah kerajaan yang panjangnya 1000 Km,dengan tinggi puncaknya 150meter. Bagaimana,cukup besar bukan kerajaan ini? Dengan sebuah pintu berbalut emas yang tingginya 5 meter berada di pusat danau ini.
Sebuah bangunan yang di sebut Golden Mountain itu salah! Itu bukan sebuah pegunungan. Melainkan istana yang sangat panjang dan tinggi berada di tengah danau lelehan emas panas. Pantas saja semua orang tergiur dengan ini.
Hanya saja bangunan yang 100% terbuat dari emas murni itu sebagiannya tertutupi oleh tumbuhan,itu yang membuat beberapa orang mengira bahwa ini adalah sebuah pegunungan emas.
Tapi ada satu pertanyaan. Bagaimana cara mereka untuk sampai di depan pintu emas itu? jika mereka harus berenang di danau emas itu,artinya mereka harus mati terlebih dahulu sebelum mencicipi keindahan bangunan emas tersebut.
“Tunggu,tapi apa itu?” Tanya Alena. Ia melihat sesuatu yang aneh.

===== TBC =====

Tidak ada komentar:

Posting Komentar