Sabtu, 22 Maret 2014

Fanfiction Korean FF Because WGM,Oppa...Its Secret! Part 3


PART 3
“Hyesun-ah.” Panggil Ilwoo lagi,Hyesun terdiam. Matanya tetap lurus kedepan dan membendung air mata,tak lama lagi mungkin air matanya akan jatuh ke pipinya. Ada apa dengan Hyesun?
Ilwoo mengalihkan pandangannya pada pemandangan yang di lihat Hyesun,jelas saja Hyesun seperti itu. orang itu,Heechul dan Fufu berpelukan di depannya.
“Terima kasih atas kerja kerasnya.” Ucap Heechul pada Fufu setelah melepaskan pelukannya.
“Tuan Heechul,beberapa bulan lagi kita akan bertemu. Maaf,aku harus kembali ke Taiwan untuk Dramaku.” Ucap Fufu. Sepertinya ia akan meninggalkan Korea lagi,Heechul mengangguk mengerti. Mobilpun sudah siap untuk membawa Fufu pergi,semua kru merapihkan peralatan syutingnya yang baru selesai 5 menit yang lalu.
Heechul menundukan kepalanya berjalan lurus,ia melambatkan langkahnya dan berhenti saat melihat Hyesun dan Ilwoo berada di depan matanya. “Hyesun-ah…” Panggil Heechul.
Hyesun menghapus air mata yang sejak tadi berjatuhan kepipinya,”Apa syutingnya sudah selesai?” Tanya Hyesun mengalihkan pembicaraan,Heechul terdiam tidak tahu harus menjawab apa.
“Ilwoo Oppa,bisakah kau mengantarkanku pulang?” Tanya Hyesun beralih ke Ilwoo yang ada di sampingnya,awalnya Ilwoo terdiam namun Hyesun membangunkan lamunannya.
“Ah,Ye ye. Aku akan mengantarkanmu pulang.” Ilwoo dan Hyesun membalikan tubuhnya untuk berjalan ke arah mobil Ilwoo yang di parkirkan  sejauh 500 meter dari sini. Sebuah tangan mulus melingkar di lengan Hyesun,itu tangan suaminya.
“Tidakkah pulang bersamaku? Syutingku baru saja selesai.” Heechul menawarkan tumpangan pada Istrinya,wajar saja. Karena ia memang Istrinya.
Dengan cepat Hyesun menggelengkan kepalanya,”Tidak perlu,aku pulang dengan Ilwoo Oppa saja. Pasti beberapa kru masih berkeliaran disini,kau masih terlibat kontrak dengan Fexue sebagai suaminya.” 
“Tapi aku Suami sah mu!”  Ucap Heechul sedikit berteriak,namun beberapa kru tidak mendengar ini. Hyesun mulai membendung air mata lagi,sepertinya dalam hitungan detik itu akan jatuh.
“Aku tahu,tapi seperti yang aku katakan sebelumnya. Kau masih terlibat kontrak,lebih baik aku pulang dengan Ilwoo Oppa saja. Toh kita nanti akan bertemu di rumah.” Perlahan air mata Hyesun jatuh lagi. Sungguh ingin Heechul menghapus dan memeluknya,tapi ia masih harus menahan diri karena banyak orang di sekitar sini.
Hyesun menundukan kepalanya,Heechul memberi isyarat pada Ilwoo. Dan Ilwoo mengerti,untung saja sahabatnya ini tak menjengkelkan seperti Kim Woobin. Ilwoo melepas tangannya perlahan dari tangan Hyesun.
“Maafkan aku Hyesun-ah,aku harus pergi sekarang. Kakakmu sudah menungguku di Apartement Kim Woobin,aku harus pergi sekarang.” Ilwoo menundukan kepalanya lalu berlari pergi.
Hyesun masih menahan tangisnya agar tak terdengar orang lain,jam menunjukan pukul 18.10 sudah mulai sepi. Namun pasti 30 menit yang akan datang tempat ini akan sangat ramai,kru bisa di hitung dalam hitungan jari. Heechul tak mempedulikan hal itu,kotrak,status,jabatan semuanya tak berguna sekarang. Ia hanya ingin menenangkan Istrinya.
Heechul menarik lengannya dan Hyesun berada dalam pelukan hangatnya,”Mianhae,Ullijima.” Heechul menenangkannya dan membawa ke mobilnya di dekat sini.
***
Heechul memutar balikan mobilnya untuk pulang,Hyesun masih menangis. Heechul meliatnya di sela-sela ia mengemudi,Ia memberikan sekotak tisu pada Hyesun. Hyesun mengambilnya satu persatu dan menghapus air matanya.
“Aku minta maaf.” Heechul terus mengucapkan kalimat itu di sepanjang perjalanan,Hyesun berhenti menangis. Heechul terus mengajaknya berbicara rapi Hyesun tak kunjung menjawabnya. Sepertina Hyesun masih marah dengan Heechul.
Setelah beberapa saat berlalu,sampailah mereka berdua di rumahnya,Heechul membukakan pintu untuknya dan menuntunnya untuk masuk ke dalam kamar mereka.
***
Hyesun menenangkan dirinya di dalam kamar mandi,sejak rambutnya kering,basah dan kering lagi ia baru keluar dari tempat persembunyian itu. mungkin sudah satu jam lebih Hyesun berada di sana.
Hyesun melihat Heechul duduk menunggunya di sudut ranjang ini,Hyesun tak peduli. Tak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya. Hyesun naik ke dalam ranjangnya dan langsung tidur memunggungi Heechul. Hyesun memejamkan matanya.
“Hyesun-ah,kau sangat marah padaku?” Heechul sudah geram dengan kondisi ini,ini semua akibat acara laknat itu. mungkin tak hanya Istrinya yang menangis karena itu,penggemar setiapnya selam bertahun-tahun mungkin melakukan hal yang sama.
“……………………….”
“Hyesun-ah,ayolah jawab pertanyaanku. Sudah lebih dari 20 pertanyaan sejak sore tadi,belum satupun kau menjawabnya.”  Heechul mencoba sekali lagi.
“………………………”
“Hyesun-ah,aku mohon jangan abaikan aku seperti ini. Jangan acuhkan aku,aku suamimu!”
“……………………….”
“Apa kau tidak kasihan padaku? Kau terus mendiamiku.”
“……………………….”
“Hyesun-ah,jika kau seperti ini aku akan gila! Apa kau mau aku menyudahi program ini? Tidak apa jika aku harus membayar ratusan juta bahkan miliyar,aku akan mengumumkan pernikahan ini. Jika ini membuatmu nyaman aku akan melakukannya, tolong jangan abaikan aku!” Heechul meluapkan emosinya, ia tak suka di abaikan seperti ini.
“Hyesun-ah,aku….”
“YAAA! Kalau begitu jadilah gila! Bisakah kau tidak mengangguku bahkan ketika aku ingin istrirahat dan tidur? Aku sudah berbicara padamu,kau puas? Kau ingin apa lagi? Jika kau mengangguku aku akan pergi tidur di Apartement Jung Ilwoo atau Kim Woobin!” Hyesun berteriak meluapkan emosinya,ia juga sangat geram. Ia ingin istirahat,tapi Heechul menganggunya.
Hyesun sebenarnya sejak tadi membuka matanya untuk mendengar semua keluhan Heechul padanya,baiklah Hyesun mengalah. Jika Heechul berbicara lagi,masalah akan semakin rumit. Heechul lebih baik menutuo mulutnya rapat-rapat.
Ia mulai merebahkan tubuhnya di samping Hyesun,ia hanya bisa melihat punggung cantik Istrinya. “Mianh.” Ups,tak sengaja Heechul berbicara lagi. Hyesun sudah kehilangan kesabarannya.
Ia mengambil salah satu bantalnya dan pergi ke sofa panjang di dekat ranjangnya, ia menaruh bantal itu dan bersiap untuk tidur. “Dengar Kim Heechul,jika kau berkata sepatah katapun atau mendekat ke arahku…aku akan benar pergi untuk tidur dengan Jung Ilwoo. Kau mengerti?” Hyesun berteriak kencang melebihi sebelumnya, Heechul menganggukan kepala tanda ia mengerti.
Hyesun merebahkan tubuhnya dan tidur seadanya di sofa mereka. Ia memejamkan matanya,begitupun dengan Heechul. Tapi bukan nyaman yang Heechul dapat saat ia memejamkan tubuhnya,tapi ia justru gelisah.
Ia sangat gelisah,sekarang suhu kota sedang dingin. Dan Hyesun tidur tanpa selimut dan pelukannya,Heechul takut ia sakit. Ia ingin mendekat dan memberikan selimut,tapi ia takut Hyesun belum tertidur.
30 menit kemudian.
Heechul turun dari kasurnya, ia mendekat ke arah Hyesun. Jika ketahuan sedikit,istrinya bis a tidur malam ini dengan orang lain. Heechul sangat berhati-hati,Ia mengecek sekali lagi dan Hyesun sepertinya tertidur.
Heechul mengambil selimut dan menyelimuti Istrinya,ia tak  lupa memberi kecupan di dahi Istrinya. “Jalja..” Cicit Heechul sepelan mungkin, ia kembali ke ranjangnya. Dan sekarang setidaknya ia bisa tertidur cukup tenang.
“Nappeun!” Cicit Hyesun dalam hati, ia membuka matanya. Lalu memejamkan kembali,ia tahu apa yang di lakukan suaminya barusan. Tentu saja akan ada pembalasan besok,jika tenaganya masih ada. Mungkin saja Hyesun akan marah lagi.
***
Heechul Pov.
Hoaaaamm…
Kulihat jam dinding menunjukan pukul 8.00 pagi,aku melihat ke samping tempat tidurku.dan disana tidak ada Hyesun,aku teringat kembali! Aku berdiri dan melihat sofa yang tadi di tiduri Hyesun,dan dia tidak ada.
Aku mencari ke kamar mandi,dapur dan ruang tamu. Tapi ia tidak ada! Kemana perginya dia?
Oh,sudahlah lupakan. Aku harus berangkat bekerja untuk pemotretan dan penandatanganan kontrak,aku pergi bekerja hari ini. Ibaratkan sup tanpa garam,hambar rasanya hariku tanpa Hyesun. Ini baru satu hari! Aku pulang jam 8 malam,Hyesun memasakan makan malam lalu tertidur tanpa menyapa sepatah katapun untukku. Setelah makan malam sendirian,aku kembali tertidur. Semoga saja esok pagi suasana akan berubah.
Hoaaammm…..
Aku terbangun,dan sama seperti kemarin. Hyesun tidak ada! Hari ini aku tidak ada pekerjaan,jadi aku bisa mencari Hyesun. Walaupun ini sangat mudah,jika tidak di Apartement Hyukjae atau Woobin pasti di Apartement Jung Ilwoo. Di antara ketiga orang itu,pasti disana ada Hyesun.
Aku mencari Hyesun sampai di sudut terpencil rumah ini,namun Hyesun tidak ada. Aku berhenti mencarinya dan duduk di sofa ruang tamu.
Dddrttt….Drrrttt…
Ponselku berdering,aku segera kembali ke kamar dan membuka sebuah pesan masuk untukku. Dan itu dari Istriku,aku membacanya.
From : Nae Yeobo.
Annyeong Hasseyo! Kau sudah bangun? Maaf aku sedang pergi ke rumah seseorang,dan aku lupa menyiapkan makanan untukmu. Kau bisa memanggil Guo Fexue agar ia memasakan sarapan untukmu,aku yakin rasanya sangat enak di bandingkan masakanku! Tidak perlu mencariku,aku akan baik-baik saja. Bahkan jika kau mencariku,kau tahu kemana aku akan pergi. Baiklah,untuk itu…kau boleh datang kesini,itu hakmu dan aku tidak bisa melarangnya.
YAAAK! Memangnya kau fikir kau siapa? Aku berteriak memarahi ponselku,memang gila! Aku memang sudah gila di buat oleh istriku sendiri,aku lantas beranjak mandi dan mengambil kunci mobilku.
Baiklah,aku memutar arah untuk pergi ke tempat Hyesun berada. Tangan kiriku menekan tombol dan aku menelfon seseorang di sela-sela aku sedang mengemudi.
“Annyeong Hasseyo,Ommonim. Apa Jung Ilwoo ada disana?” Tanyaku saat panggilanku tersambung pada Kim Ahjumma,dia adalah pembantu Apartement Jung Ilwoo.
“Jung Ilwoo? Tadi pagi ia sudah pergi ke rumah Kim Woobin,ada yang ingin di sampaikan? Nanti Ahjumma akan menyampaikan saat Ilwoo sudah pulang.” Jawab wanita paruh baya itu.
“Oh,tidak perlu Ahjumma. Aku akan ke rumah Kim Woobin saja,jadi aku bisa langsung menanyakan suatu hal pada Ilwoo. Maaf mengganggumu,Gamsahamnnida.” Ucapku menutup sambungan telefon,okay kali ini Hyesun ada di rumah Woobin. Langsung saja aku memutar kemudi untuk pergi ke rumah Woobin,aku memarkirkan mobil dan menaiki lift menuju lantai 11. Aku sekarang sudah berada di depan pintu Apartementnya.
Author Pov.
Ting Tong.
Woobin mendekat ke arah pintu,ia melihat di sebuah layar kecil dan disana terdapat wajah Heechul. Lantas,Woobin tak semudah itu untuk membukakan pintu. Ia menanyakan hal itu dulu kepada Hyesun,Ya walaupun ini Apartementnya.
“Hyesun-ah,suamimu ada di depan pintu. Bagaimana,kau mau aku membukakan pintu untuknya?” Tanya Woobin pada Hyesun.
Hyesun duduk di sebuah sofa panjang,reaksi wajahnya aneh setelah mendengar kata Suamimu.”Biarkan saja,Oppa. Bukankah Oppa bersiap untuk mandi? Biarkan saja ia di luar.” Jawab Hyesun dengan wajah cuek.
Woobin mengangkat bahunya lalu melepaskannya,ia mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Ting Tong.
Bel berbunyi lagi,Hyesun menghela nafasnya.
“Hyesun-ah,biar aku bukakan saja pintunya?” Tanya Ilwoo yang duduk di sebelah Hyesun. Ini kedua kalinya bagi Heechul untuk menekan bel yang tak ada artinya.
“Oppa biarkan saja.” Jawab Hyesun cuek lagi,ia menekan salah satu tombol dan Channel pada televisi di depannya berganti. Ilwoo dan Hyukjae memakan cemilan yang di beli Woobin kemarin sambil menikmati acara yang di tonton Hyesun. Hyesun menaruh remot di sebuah meja di depannya.
Ting Tong, Ting Tong, Ting Tong, Ting Tong.
Okelah,kali ini Heechul justru memainkan bel dengan membunyikannya yang entah sudah berapa kali. “Hyesun-ah,suamimu sungguh berisik!” Pekik Hyukjae kesal,ia berdiri lalu beranjak untuk membukakan pintu untuk Heechul.
Ckkriiikkk….
“Hyung,kau datang kesini. Ada apa?” Hyukjae membukukan tubuhnya pada Heechul.dia memang suami adiknya,tapi umurnya jauh lebih tua daripada Hyukjae. Untuk itu Hyukjae menghormatinya.
“Apa Hyesun disini?” Tanya Heechul kemudian masuk ke dalam partement Woobin,Hyukjae mengangguk dan menutup pintunya. “Hyesun-ah…” Panggil Heechul pada Hyesun. Hyesun duduk di sofa panjang Apartemnt Woobin dan Ilwoo duduk di sebelah Hyesun namun ia duduk di ujung sofanya.
Heechul berencana duduk di sebelah Hyesun,jika ia duduk itu berarti Hyesun di apit oleh kedua Namja tampan.tapi nampaknya itu tak berlaku lagi!langsung saja Hyesun merebahkan tubuhnya dan kepalanya berada di atas paha Ilwoo,kakinya sengaja di panjangkan untuk memblok agar Heechul tidak duduk di dekatnya.
“Hoaammm,tidak ada acara yang seru. Oppa,tolong ambilkan remotnya!” Suruh Hyesun,Ilwoo kemudian memajukan tubuhnya untuk megambil remot dan memberikan pada Hyesun.
Oh,baiklah. Heechul harus benar-benar bersabar! Tapi berani sekali dia,istrinya tidur di pangkuan orang lain di depan matanya? Oh GOD! Heeechul duduk di sebuah kursi untuk satu orang,sementara Hyukjae di bawah.
Klik.
Hyesun menekan tombol pada saluran tv sehingga muncullah channel MBC,”Oh,acara We Got Married! bukankah itu pasangan We Got Married Seohyun dan Yonghwa?” Hyesun sengaja bertanya pertanyaan konyol seperti itu,sudah jelas jelas ia tahu jawabannya. “Ilwoo Oppa,apakah kau berfikir pasangan itu sangat romantis?” Tanya Hyesun mendongakkan kepalanya menatap Ilwoo dari bawah.
“Oh,” Pekik Ilwoo bingung,ia takut Heechul marah padanya jika membahas WGM.”Oh,ye. M-mereka pasangan yang sangat menarik!” Jawab Ilwoo gugup sekaligus bingung,Heechul menghela nafasnya. Sementara Hyukjae diam-diam tertawa singkat.
“Januari,Februari,Maret,April. Tinggal beberapa bulan lagi pasangan Heechul dan Fexue akan muncul di layar kaca.” Gumam Hyesun sengaja menyindir Heechul, “Hyukjae Oppa…” Panggil adiknya.
“Nde?”
“Oppa,menurutmu pasangan Heechul-Fexue akan mendapat rating berapa? Aku bertaruh jika ratingnya di atas 25% aku akan menceraikannya.” Sahut Hyesun bersemangat.
“Hyesun-ah….” Ucap Heechul terpotong.
“Oh,Hyesun-ah,” Hyukjae sedikit gugup,namun.” Jika ratingnya 20-25% aku akan mengabulkan permohonanmu.”lanjut Hyukjae yang tak kalah bersemangat,ia tahu pasti Hyesun hanya memanas-manas Suaminya agar panas.
“Tidak-tidak! Ratingnya pasti di bawah 20%!” Sambung Ilwoo yang ikut bertaruh,”Hyesun-ah,jika tebakanku benar…kau harus mentraktirku apa saja!” Lanjut Ilwoo tak kalah bersemangat.
“Ayolah,kami tidak akan membuat rating setinggi itu,” Ujar Heechul,wajahnya langsung sedih seketika. Ia juga kesal karena perbuatan Istrinya.
“Hyung,kau berani bertaruh berapa?” Tanya Ilwoo menuntut.
“Hyesun-ah…” Entah darimana asalnya tiba-tiba Woobin datang dan menaruh kepalanya di atas sanderan sofanya dengan handuk yang masih melingkar di pinggangnya serta handuk kecil di lehernya,bahkan ia masih bertelanjang dada!”Aku bertaruh,jika rating mereka di atas 30% aku akan menikahimu!” Lanjut Woobin.
“Aish,Oppa kau mengagetkanku!” Pekik Hyesun sedikit terkejut,”DEAL! Jika di atas 30% kita akan menikah!” Lanjut Hyesun yang langsung terbangun seketika,Ilwoo dan Hyukjae tersenyum miris.
“YA,KIM WOOBIN! Bagaimana bisa kau masih bertelanjang dada berkeliaran di hadapan seorang wanita!” Teriak Heechul seraya melemparkan kotak tisu namun tak mengenai kepala Woobin.
“Ah,Hyung… Mianh! Bukankah ini Apartementku? Lagipula beberapa bulan lagi aku akan menjadi suaminya jika rating WGM mu di atas 30!” Woobin mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil di lehernya dan tersenyum.
“Aish! Manamungkin! Mana ada pasangan yang akan mendapat rating setinggi itu,mustahil itu akan terjadi!” Heechul membela dirinya,ia sangat kesal Istrinya bertaruh menceraikannya dengan rating WGMnya.
“Mungkin saja.Kau Kim Heechul,Hyung!” Ilwoo lantas membela sahabatnya.
“Aish!” Heechul berdecak kesal,”Woobin-ah,cepat pakai bajumu dan buatkan aku makanan! Aku sangat lapar, Istriku bahkan tidak membuatkanku makanan dan malah pergi ke Apartement seorang Namja!” Lanjut Heechul yang tak kalah menyindir Istrinya.  Woobin menurut dan pergi ke kamarnya.
Hyesun berdecak kesal,”Berani sekali dia menyuruh tuan rumah untuk melakukan apasaja,memangnya dia siapa? Badannya saja tidak seindah badan Kim Woobin.” Hyesun tak terima dan kembali menyindir Suaminya.
“Ayolah,Hyesun-ah aku minta maaf.” Heechul mendekati Hyesun.
“Woobin Oppaaaaaaaa!” Panggil Hyesun sedikit berteriak.Ia sengaja karena ia tak ingin menatap wajah Suaminya, Hyesun beranjak pergi ke kamar Kim Woobin.
Heechul menghela nafasnya, Istrinya baru saja pergi meninggalkannya. “Hyukjae-ah,Ilwoo-ya,apa yang harus aku lakukan?” Heechul menaruh dagunya di meja di depannya.
“AAAAAAAAAAAAA!” Terdengar suara gadis berteriak,ya itu suara Hyesun. Apa ang terjadi dengannya?
***
Hyesun mendumal tentang suaminya dan beranjak pergi ke kamar Kim Woobin,ia membuka pintu kamarnya “AAAAAAAAAAAAA!” Sontak Hyesun berteriak,ia hanya terkejut karena melihat Woobin sedang mengenakan baju.  Untung saja celananya sudah rapih,dan Hyesun hanya melihat sebagian tubuh Woobin. “Ah,Oppa kau mengagetkanku!” Lanjut Hyesun.
“Hyesun-ah,apa yang ter….” Heechul berlari datang melihat Hyesun,suasana hatinya berubah seketika. Dari cemas menjadi kesal,”YAA! Kim Woobin! Untung saja kau sudah menggunakan celanamu!”
“Mianh Hyung,” Ucap Woobin pada Heechul seraya merapihkan baju yang berlengan panjangnya,”Hyesun-ah,seharusnya kau ketuk pintu dulu sebelum masuk kamar orang lain.” Woobin menasehati Hyesun.
“HYUNG APA YANG TERJADI?” Teriak Hyukjae,ia dan Ilwoo sedang menikmati sebuah film yang berjudul ‘Hello Ghost’ entah kapan channel itu terganti. Mungkin Hyukjae tak begitu suka tontonan itu sehingga mengganti Channel lain.
“Ah,Josonghaeyo.” Hyesun membungkukan tubuhnya dan sedikit malu atas perbuatannya yang melihat Namja lain sedang menggenakan baju,”Oppa,ayo ke dapur! Aku juga cukup lapar.” Hyesun menggandeng tangan Woobin dan membawanya ke dapur meninggalkan Heechul.
Heechul menghela nafasnya dan kembali dengan raut wajah pasrah duduk di dekat Ilwoo dan HyukJae lagi.
“Hyesun-ah,apa yang biasa suamimu makan?” Tanya Woobin sesampainya ia di dapur,ia menyiapkan pisau dan barang lainnya yang entah ingin membuat masakan apa.
“Masakan saja Ramyun.” Jawab Hyesun,ia kemudian berjalan ke arah kulkas Woobin. Sepertinya ia sudah sangat tahu seluk beluk Apartement ini.
“Kau yakin? Ini masih pagi hari? Bagaimana jika ia sakit?” Tanya Woobin meyakinkan lagi.
“Biarkan saja,aku tidak peduli!” Jawab Hyesun cuek,”Oppa,aku minta es krim wanilla mu ya?” Woobin menganggukan kepalanya,Hyesun mengambil sebuah eskrim vanila lalu membuka bungkusnya.
Woobin lantas mengambil sebuah mie instan dan menyiapkan air panas serta sayuran lain untuk di potong. Hyesun duduk di kursi meja masak Woobin,Meja ini cukup panjang dan bersih! Di lengkapi dengan kompor yang menempel serta peralatan lainnya yang tertata rapih.
Woobin memotong daun bawang dan menyiapkan bahan lainnya,Hyesun meletakan dagunya di meja itu sambil memakan es krimnya. Lebarnya saja 1 meter dan panjangnya sekitar 3 meter hanya untuk meja masak ini.
“Hyesun-ah,jika kau masih mencintai Suamimu maafkan saja dia. Wajar jika Suami-Istri bertengkar,tapi yang tak wajar jika mereka bertengkar yang berkepanjangan dan saling menyindir satu sama lain.” Woobin mulai menasehati Hyesun di sela ia sedang memasak.
Huh,Hyesun menghela nafasnya. “Biarkan saja, dia bahkan telah berbuat jahat padaku. Memeluk Guo Fexue di hadapanku saat aku sedang berjalan di dekat Sungai Han dengan Ilwoo Oppa.”
“Itu karena tuntutan pekerjaan!” Hardik Woobin.
“Bukan! Saat itu syuting telah berakhir,Wanita Dora itu sudah di jemput untuk pulang ke negerinya. Dan sebelum ia masuk ke mobilnya,Heechul memeluk hangat dirinya di depanku!” Tindas Hyesun,ia memakan es krimnya lagi dengan menampilkan wajah cemberut.
“Geuraeyo?” Tanya Woobin tak percaya.
Hmm,Hyesun menganggukan kepalanya. Ia menyodorkan es krimnya ke arah Woobin. “Oppa mau?”
Degan senang hati Woobin menggigit es krim itu dan melanjutkan memasaknya,ia menaruh bumbu di ramen yang hampir matang tersebut.”Pernah terfikir olehku kalau aku akan melakukan ini dengan istriku,dan pernah terfikir bahwa itu adalah kau.” Cicit Woobin. Hyesun mengangkat alisnya sebelah,sementara Woobin menaruh sumpitnya dan mengecilkan api kompornya.
“Benarkah?” Tanya Hyesun ragu,Woobin menganggukan kepalanya dengan cepat.”Kalau begitu kita menikah saja! Aku bisa melakukan banyak hal denganmu.” Lanjut Hyesun. Woobin tersenyum.
“Tidak,” Woobin membuang nafasnya,”Aku tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mencintaiku,dan kulihat kau masih mencintai Heechul Hyung.bahkan kau sangat mencintainya.”
“Benarkah? Kufikir aku biasa saja dalam mencintainya.” Hyesun menggaruk kepalanya yang sebenarnya tak gatal.
Woobin menaruh ramen itu ke dalam mangkuk,”Terbukti! Saat Heechul Hyung mengikuti WGM kau cemburu,itu artinya kau sangat mencintainya!” Woobin membawa semangkuk ramen dan sumpit meninggalkan Hyesun sendiri. Mungkin Hyesun sedang melamun dengan perkataan Woobin barusan,ia tersadar dan membuang stik es krim lalu berjalan di belakangnya.
“Cemburu tanda sangat mencintai seseorang?” Tanya Hyesun dalam hati.
“Igeo…” Woobin menaruh semangkuk ramen dan sumpit di meja dekat Heechul. Ia lalu duduk dan menonton apa yang sejak tadi Hyukjae dan Ilwoo tonton.
“Ramyun?”Pekik Heechul tak percaya,”Woobin-ah,ini masih terlalu pagi.dan kau memberiku Ramyun?” tuntut Heechul,ia mengambil sumpit dan mencicipi makanan yang di buat Woobin. Hyesun duduk di dekat Ilwoo.
“Aku sudah bertanya pada Istrimu sebelumnya,dan katanya biarkan saja jika kau harus sakit.ia tidak mempedulikanmu,Hyung.” Woobin membela diri atas tuntutan Heechul.
“Aish,” Heechul berdecak kesal,”Aigoo! Bahkan makananmu sangat enak! Ini bahkan lebih enak dari masakan seorang Istriku!” Heechul kembali menyindir Istrinya.
Hyesun berdecak kesal,ia turun ke bawah dan menekuk tangannya ke atas meja. Ia menaruh dagu di atas punggung tangannya,dan duduk berdekatan dengann Hyukjae Kakaknya.”Oh,Bukankah itu Cha Taehyun? Dia bermain film ini?” Tanya Hyesun tak percaya.
“Hyesun-ah,kau belum pernah menonton film ini? Film ini sudah sangat lama,tahun 2010.” Ilwoo yang tadinya duduk di atas kini duduk di bawah dekat Hyesun. Ia mengambil bantal sofa dan menaruhnya sebagai bantalan untuk punggungnya.
“Belum,seorang temanku pernah memberikanku beberapa kaset dan salah satunya Hello Ghost. Aku takut menontonnya karena judulnya sangat menyeramkan,temanku tetap menyarankan untuk aku menontonnya dengan Suamiku. Tapi sampai sekarang aku belum menontonya karena kesibukan Suamiku,jadi sampai sekarang aku belum menontonnya.” Hyesun menekuk wajahnya.
Heechul telah menyelesaikan makannya,ia berdiri.”Kau tak pernah mengajakku untuk menonton sebuah film,lagi pula jika kau mengajakku saat itu…mungkin aku akan membatalkan Scheduleku.”
“YAAA!” Hyesun berteriak.
Heechul pergi untuk menaruh mangkuk kotor dan mengambil minum di dapur. Heechul kembali,ia mengambil kotak tisu yang tadi ia lemparkan dan segera memberikan pada Hyesun. Seperti seorang musuh,Heechul dengan sengaja melemparkan kotak tisue itu di depan wajah Istrinya. “Ini untuk persiapan,kau pasti akan menangis setelah selesai menonton Film itu.” Heechul merebahkan tubuhnya di sofa panjang tepat di belakang Hyesun,”Bodoh sekali,film terlaris 2010 bahkan kau tidak pernah menontonnya!” Lanjut Heechul.
“YAA! Aku terlalu takut untuk menontonnya!” Hyesun membela dirinya,ia memukul lengan perut Suaminya dan Heechul meringis kesakitan.
Heechul tertidur di sofa panjang itu,Hyesun dan yang lainnya masih sibuk untuk menonton Film it bersama. Bahkan mereka berempat tidak mau di ganggu sedikitpun.
1 jam kemudian.       
Tes,Tes,Tes.
“Eomma……” Hyesun menangis terisak setelah selesai menonton Film itu,ia teringat Eommanya karena memiliki banyak kesalahan saat ia masih kecil. Ilwoo,Hyukjae dan Woobin mencoba menenangkannya,tapi Hyesun justru menangis semakin kencang.
Heechul tak mempedulikan itu dan tetap berpura-pura tidak mendengar tangisan Istrinya. Padahal tangisan Hyesun sudah seperti sirine mobil pemadam kebakaran. Hyesun masih menangis sambil memeluk Kakaknya. Hyukjae mengelus punggung Adiknya.
“Sudahlah,jika kau merindukan Eomma kau bisa berkunjung dengan Heechul Hyung ke rumah besok.” Hyukjae kembali menenangkan Adiknya.
“Oppa…..” Hyesun kembali menangis,ia melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya dengan tisu. Entahlah sudah berapa banyak lembaran tisue yang ia habiskan.
10 menit kemudian.
Ilwoo kembali menenangkan Hyesun,dan ia berhenti menangis. Setelah Film Hello Ghost berakhir,Mereka menikmati Drama Poseidon.
“Oh,Choi Siwon sangat tampan. Tapi mengapa Dramanya sangat membosankan?” Gumam Hyesun.
30 menit kemudian.
Mereka semua tertidur,Ilwoo,Woobin,Hyukjae dan Hyesun tertidur. Heechul membuka matanya,ia melihat Hyesun sedang tertidur. Hyesun turun perlahan dari sofanya dan menggendong Hyesun menaruhnya di sofa yang tadi ia tiduri.
Heechul memandingnya,Hyesun tertidur damai. Heechul merapihkan pini Hyesun dan mengelus lembut poninya,tangan kirinya mengelus lembut tangan Hyesun. Dan siapa sangka,Hyesun memegangi tangan Heechul. Heechul tersenyum.
“Hoaaammm…” Heechul menguap karena mengantuk,Ia merebahkan kepalanya di dekat tubuh Hyesun. Heechul tertidur.
Beberapa jam kemudian.
Jam dinding menunjukan pukul 18.05.
“Hoammm…” Woobin terbangun,ia meregangkan otot-otot tangannya. Ia melirik kesampingnya melihat Hyesun dan Heechul sedang tertidur bersama. Woobin pergi ke kamarnya dan mengambil ponselnya lalu memotret mereka berdua.
“Hoaammm….” Ilwoo terbangun,ia mendorong tangannya meregangkan urat-urat tangannya.”Woobin-ah,jam berapa sekarang?” Tanya Ilwoo.
“Sekarang jam 18.08.” Jawab Woobin.
“Benarkah? Woobin-ah,aku pinjam baju dan alat mandimu ya? Aku akan mandi disini.” Ilwoo kemudian berdiri.
“Ah,Ye..”
Ilwoo pergi ke kamar Woobin dan membersihkan dirinya,tak lupa ia meminjam beberapa baju Woobin dan mengenakannya. Untung saja ukurannya tak jauh beda dengan Ilwoo,hanya saja,beberapa baju Woobin adalah lengan panjang dan ketat.
Di menit berikutnya,Hyukjae terbangun. Ia berjalan ke arah balkon Apartement Woobin dan melihatnya. Hyukjae berdiri di samping Woobin menikmati keindahan kota Seoul malam hari.
“Hyukjae-ah,kau tidak pergi untuk mandi? Pakai saja pakaianku,setelah Ilwoo keluar kau bisa menggunakan kamar mandiku.” Woobin menaruh telapak tangannya menggenggam besi pagar balkonnya.
“Ne,aku akan melakukannya setelah ini.” Mereka berlima,termasuk Hyesun sudah bersahabat sejak kecil. Saling meminjam pakaian adalah hal yang wajar bagi mereka.
***
Heechul terbangun,dan beberapa menit berikutnya Hyesun terbangun. Hyesun berencana mandi dan meminjam pakaian Woobin,awalnya Heechul menolak dan menyuruh Hyesun untuk menggunakan pakaiannya saja,tapi Hyesun masih marah padanya. Heechul di tawari mandi dan menggunakan pakaian Woobin,namun ia sangat enggan bahkan hanya menyentuh pakaiannnya saja. Menurutnya,Woobin sudah menggoda Istrinya.

Ting Tong. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar