Sabtu, 22 Maret 2014

Fanfiction Korean FF Because WGM,Oppa...Its Secret! PART4 -END.


PART 4-END.
Bel berbunyi,Woobin datang dan membukakan pintu. Seorang kurir datang memberikan beberapa botol Wine dan tak lama kurir lainnya datang membawakan beberapa makanan siap saji. Wine itu dari sahabat Woobin yaitu Lee Minhoo,ia sedang di Amerika dan mengirimkan Wine impor yang baru sampai malam ini. Woobin di bantu Ilwoo membawakan Wine dan makanan siap saji.
“Hyesun-ah,Kajja makanlah!” Sahut Woobin menyiapkan makanan tersebut,itu adalah beberapa makanan tradisional korea seperti Kimchi,Jajangmyun,Bibimbap,Bulgogi dll. “Hyung,makanlah!” Woobin tak lupa menawarkan pada Heechul dan Hyukjae.
“Ne,selamat makan!” Tanpa Ba Bi Bu Hyesun segera menyantap semangkuk Bibimbap itu. Woobin menawarinya segelas air putih,namun Hyesun tetap mengiginkan Wine.
Heechul ikut makan dan hanya meminum air putih,ia tak begitu menyukai Wine. Hyukjae,dan Ilwoo menyusul untuk makan.
Entahlah,sudah berapa gelas Hyesun meneguk Wine itu. bahkan itu sudah melebihi Hyukjae dan Ilwoo! Hyesun berencana meneguk segelas Wine yang ke 27nya,namun tangan Heechul lebih dulu melingkar sehingga Hyesun menghentikan aktivitas minumnya. “Berhentilah minum,kau sudah sangat mabuk!” Heechul mengambil gelas Hyesun dan segera meneguknya.
“Aigoo!Woobin-ah,Wine ini darimana?” Tanya Heechul,baru satu gelas meminum saja ia sudah merasakan pusing di kepalanya.
“Itu dari Lee Minhoo,Hyung. Ia mengirimnya dari Amerika.” Jawab Woobin,ia segera mengirim pesan ucapan terimakasih untuk Minhoo atas Wine yang di kirimkannya. Tak lama Minhoo membalas pesannya.“Hyung,Minhoo mengatakan Wine itu memiliki kadar alkohol 75%. Dan ia bilang meminum beberapa gelas saja sudah membuat cukup mabuk.” Lanjut Woobin.
“Aish,kau kenapa tidak mengatakannya sejak tadi!” Hardik Heechul.
“Adikmu seorang pemabuk,Lee Hyukjae!” sambung Ilwoo. Ia saja baru meminum 3 gelas dan Hyesun,entahlah. Dia benar-benar pemabuk.
“Ani,dia tidak pernah seperti ini sebelumnya. Paling banyak ia meminum setengah botol,hanya saja ketika ia sedang di rundung masalah besar yang sedang membelitnya,ia bisa menghabiskan banyak botol.” Hyukjae membela Adiknya. Ia turut prihatin dengan kondisi Adiknya sekarang.
“Aigoo,ini sudah jam 9 malam.” Heechul mengangkat tangannya untuk melihat waktu pada jam tangannya,”Hyesun-ah,ayoo pulang!” Heechul mencoba menarik tangan Hyesun agar ia mau pulang.
“Shireo! Aku tidak mau pulang denganmu! Aku mau pulang di antar Oppaku saja!” Hyesun menolak mentah-mentah ajakan Heechul,Heechul berdecak kesal.
“Hyukjae-ah,bantu aku!” Suruh Heechul pada Hyukjae,Heechul membantu Hyesun berdiri dan Hyukjae bersiap untuk membantunya.
“Ilwoo-ya,kau tidak pulang?” Tanya Hyukjae pada Ilwoo sebelum ia pergi.
“Ani,aku ingin membantu Woobin membersihkan rumahnya. Setelah itu aku akan menginap di rumah Woobin,karena besok kami akan ada syuting untuk Drama terbaruku.” Jawab Ilwoo yang kemudian berdiri.
“Oh,baiklah. Woobin-ah,maafkan aku telah merepotkanmu.” Hyukjae berpamitan lalu menaruh lengan kiri Hyesun di pundaknya,lengan kanan Hyesun berada di pundak Heechul. Hyesun berjalan lunglai,mungkin itu akibat kadar alkohol yang terlalu banyak. Ia sudah sangat mabuk.
Heechul dan Hyukjae membantu Hyesun berjalan. Mereka menaiki lift bersama.
***
Drrtt… Drrtt…
Telefon milik Hyukjae berdering,Mereka bertiga sudah berada di depan mobil milik Heechul
Hyukjae merogoh telefonnya dari saku celananya yang tangan satunya masih memegang tangan Hyesun,ia melihat nama yang tertera pada layar telefonnya.“Hyung,sebentar ya. Ini Eomma.” Hyukjae melepaskan tangan Hyesun.
“Yeoboseyo.” Sapa Hyukjae.
“…………………”
“Oh,baiklah Eomma. Heechul dan Hyesun juga berada disini.”
“…………………”
“Ne,baiklah. Aku akan segera kesana.” Tutt tutt—
Hyukjae menutup telefonnya dan menaruhnya di saku celananya,ia mengambil kunci mobil di kantung bajunya.”Hyung,Mianh aku tidak bisa mengantar kalian. Eomma menyuruhku untuk cepat pulang,dan katanya kau harus hati-hati mengemudi.” Ucap Hyukjae sekaligus menyampaikan pesan pada Heechul dari Eommanya.
“Ne,Gwenchana.Kau juga hati-hati di jalan.” Hyukjaepun pergi,Heechul menaruh Hyesun di kursi bagian depan. Ia segera menutup pintu mobilnya dan memutar arah untuk masuk ke arah berlainannya. Ia memanaskan mobilnya,tak lama mobilnya berjalan.
“Hyesun-ah,kau tidur?” Tanya Heechul di sela ia mengemudikan mobilnya.
“Hmmm,aku sedikit mengantuk. Cepat jalankan mobilnya! Aku ingin tidur.” Jawab Hyesun menyuruh.
“Mianhae,Hyesun-ah.”
“Kau,kau tidak pernah mengerti perasaanku!”
“Aku tahu,dan aku minta maaf. Maaf untuk segalanya.”
“Kau jahat!”
“Aku tahu.”
“Kau sangat jahat!”
“Aku tahu. Maafkan aku.”
“…………………” Hening,tak ada jawaban terucap dari bibir Hyesun lagi.
“Kau tidur?”
“…………………”
Hyesun tertidur,Heechul berfokus pada mobil yang di kemudinya. Tak lama,mobilnya pun terpakir di garasi rumahnya.
Heechul menggendong Hyesun dan membawanya ke dalam Rumah. Hyesun terbangun,Ia masih berada dalam gendongan Suaminya.
“Heechul-ssi,turunkan aku!” Hyesun memberontak,entah itu dirinya yang sadar atau dirinya yang masih terkena efek alkohol.
“Panggil aku Oppa!” Suruh Heechul,Hyesun masih berada dalam gendongannya.
“Oppa,turunkan aku,turunkan Istrimu yang tersakiti ini…” Hyesun membalasnya dengan aegyo,jika seperti ini,tandanya Hyesun masih berada dalam efek alkohol.
Heechul menurunkannya di sofa yang tidak terlalu besar hanya untuk satu orang,”Kau ingin minum dulu? Biar aku ambilkan.” Hyesun duduk di sofa dengan mata yang masih terpejam.
Heechul beranjak pergi untuk mengambilkan segelas air,langkahnya terhenti karena tangan Hyesun menarik kantung bawah bajunya dan alhasil,Heechul terjatuh dalam pangkuan Hyesun.
“Aku tidak ingin segelas air,aku ingin dirimu!” Hyesun mulai menggoda Heechul,ia benar-benar dalam keadaan sangat mabuk.
“Kau bisa mendapatkanku,tapi tidak sekarang. Kau minum dan membersihkan dirimu dulu,aku tidak suka dengan baju yang kau pakai.” Heechul berbicara pada Hyesun.ia mencoba berdiri lagi,namun tangan Hyesun kembali menarik bajunya sehingga ia jatuh lagi.
Hyesun membuka matanya,”Memangnya kenapa? Ini baju Kim Woobin.” Hyesun mengerucutkan bibirnya dan mulai beraegyo lagi. Ini adalah moment langka Hyesun melakukan aegyo.
Heechul meneguk ludahnya,ia tak menyangka Istrinya bisa menggodanya seperti ini. Namun Heechul tak semudah itu terjebak dalam godaan Hyesun,”Berhentilah menggodaku,atau………” Heechul berhenti dan tak mampu melanjutkan kalimatnya.
“Atau apa?” Hyesun bertanya dengan aegyo,ia sungguh penasaran.
Heechul sudah tak bisa menahan nafsunya,dengan cepat ia mendaratkan bibirnya di bibir Hyesun. Ia melumatnya dengan perlahan,ia sangat menikamati ciumannya. Hyesun membelakan matanya tak percaya,Heechul tak peduli! Ia masih menutup matanya rapat-rapat agar bisa menikmati ciuman tanda ia menyalurkan kasih sayangnya,sesekali Heechul memberi celah agar Hyesun bisa bernafas. Dan ciuman itu berlangsung cukup lama,Heechul melepaskan ciumanya.
“Atau aku akan melakukan hal seperti tadi,atau bahkan lebih….” Heechul menggoda Hyesun,”Dan jangan pernah membahas Namja lain ketika kita sedang bersama,aku tidak suka! Apalagi Kim Woobin dan Jung Ilwoo!” Heechul memberi peringatan pada Hyesun. Ia beranjak berdiri,dan lagi…
Untuk ketiga kalinya,Hyesun tak bisa membiarkan Heechul pergi. Heechul terjatuh,Hyesun kini membalas ciumannya yang belum sempat ia balas tadi. Heechul menikmatinya,ia tersadar bahwa Istrinya benar-benar mencintainya. Hyesun melepaskan ciumannya.
“Nappeun!” Decak Heechul kesal,”Terima kasih,kau telah menjadi Istriku. Sekarang,biarkan aku untuk pergi sebentar…aku hanya ingin mengambilkanmu minum dan setelah itu kau harus mandi,Arra? Jangan menarik bajuku lagi,baju mahalku bisa sobek di buatmu!” Heechul tersenyum dan pergi,Hyesun membiarkannya.
Ia masih membelakan matanya tak percaya,ciuman yang kedua… itu bukan efek dari alkohol,tapi itu adalah efek dari nafsu yang di miliki Hyesun. Kepalanya sudah tak terlalu berat lagi,ia mungkin tersadar setelah Heechul menciumnya.
Sudahlah,Hyesun tak begitu memikirkan hal itu. ia beranjak pergi dan mengambil handuk untuk membersihkan dirinya.
***
Hyesun keluar dari kamar mandinya menggunakan baju tidur dan sebuah handuk kecil melingkar di lehernya,ia mengeringkan rambutnya. Suara pintu berbunyi,Heechul masuk dengan membawakan segelas air putih dan menaruhya di meja.
“Minumlah…” Ucap Heechul menawarkan segelas air yang ia bawa.
Hyesun mendekat ke arah gelas itu dan meminumnya,”Gumawo.” Hyesun berterima kasih.
“YA!,Hyesun-ah…” Panggil Heechul.
Hyesun menaruh gelas itu kembali di mejanya,”Mwoya?” Tanya Hyesun keras dan sedikit kesal. Heechul berdecak kesal,ia menggelengkan kepalanya melihat perubahan Hyesun yang begitu cepat.
“Aigo… bagaimana bisa kau merubah emosimu secepat itu? aku tidak suka dengan Hyesun yang sekarang,apa kau tidak ingat apa yang baru kau lakukan? Saat kau menciumku,apa kau tidak ingat?” Tanya Heechul kesal.
“Menciummu? Kapan aku pernah melakukannya? Aish,aku tidak ingat sama sekali!”Jawab Hyesun berbohong,padahal ia sangat ingat kejadian beberapa menit yang lalu. Mungkin Hyesun malu untuk mengungkitnya,jadi ia berpura-pura untuk tidak ingat. Hyesun melemparkan handuknya ke keranjang pakaian kotor,Hyesun berjalan menuju ke ranjangnya. “Kenapa masih disana ?tidak tidur? Cepatlah tidur!” Hardik Hyesun,ia menarik selimutnya setinggi dada dan bersiap untuk tidur.
Heechul yang tadinya masih tak percaya tersadar,ia segera naik ke ranjangnya.”Kau sudah tidak marah denganku?” Tanya Heechul menyibak sedikit selimut yang di kenakan Hyesun.
“Fikir saja sendiri!” Jawab Hyesun kesal,ia menutup tubuhnya dengan selimut bahkan menutupi seluruh tubuhnya malu sampai kepalanya benar-benar tak terlihat.
Heechul mempunyai ide,ia yang masih duduk lantas menggelitik tubuh Hyesun. Hyesun berteriak,Heechul tak mempedulikan malah semakin gemas untuk menggelitiknya. Hyesun menyerah dan menyibak selimutnya,ia duduk di depan Heechul. Heechul berhenti menggelitiknya.
“Mianhae,aku sangat menyesal. Maaf jika telah membuatmu cemburu,jika kau ingin aku membatalkan acara itu katakan sekarang. Tidak apa jika aku harus membayar denda 100.000.000 won,asalkan itu tidak membuatmu marah lagi padaku…aku akan melakukannya!” Heechul memberanikan diri mengatakan itu,baginya sekarang yang terpenting adalah Hyesun tak marah lagi dengannya.
“Tidak perlu,kau hanya perlu memberitahuku apa saja yang ingin kau lakukan dengan Guo Fexue sebelum syuting. Aku akan mempertimbangkan kembali,apa saja yang boleh kau lakukan dan yang tidak boleh kau lakukan! Jika itu benar-benar tuntutan pekerjaan,tidak apa-apa. Aku yang sebenarnya harus minta maaf! Seharusnya aku sudah tahu resiko jika menikah dengan seorang sepertimu,maafkan aku karena terlalu cemburu denganmu.” Hyesun tersenyum bahagia.
“Baiklah,aku akan lakukan itu!”
Chu~
Hyesun mencium sekilas bibir Suaminya,walau dapat di hitung dengan hitungan detik,tapi ciumannya sangat berarti bagi Heechul. “Night Kisseu,Chagiya. Ayoo,tidur!” Hyesun kembali menaruh kepalanya di bantal dan memejamkan matanya.
Heechul tersenyum,ia sekarang yakin bahwa Hyesun sudah tak marah lagi dengannya. Heechul tidur dengan memeluk Hyesun,ia menarik selimut agar menutupi tubuhnya dan Hyesun. Heechul sangat bahagia.

The End.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar