Sabtu, 22 Maret 2014

Fanfiction korean ff Because WGM,Oppa...Its Secret! PART 2

PART 2
Woobin semakin erat menyuruh Hyesun untuk memeluk lengannya erat,”Dia? Dia kekasihku!”
Mwo? Apa yang baru di katakannya? Batin Hyesun terkejut dalam hati,ia hanya tersenyum saat Woobin mengatakan hal itu.
“Kami sedang dating,namun teman-teman datang dan mengganggu kami.” Lanjut Kim Woobin.  Woobin tersenyum ceria,sementara Hyesun tersenyum miris. Beberapa penggemar terdengar memberikan komentar terhadap mereka.
“Beruntung sekali dia!”
“Aku cemburu!”
“Kim Woobin orang yang jahat!”
“Aku ingin membunuh gadis itu!”
“Siapa namanya? Akan ku beritahu orang tuanya untuk menjauhi Woobin Oppa!”
Sepertinya ada orang yang akan mendekat ke arah Woobin dan Hyesun,dan…
HA!
Itu Fexue dan Heechul,mereka saling berpegangan. Hyesun dan Woobin tidak terkejut dengan hal ini,karena ini sudah menjadi prediksinya. Heechul sangat geram dengan pemandangan yang di lihatnya.
Heechul Pov.
Astaga! Hyesun? Istriku,dia bersama Kim Woobin? OH-GOD!
Kulihat Hyesun menatapku dan Fufu (Fexue),oh aku tahu mengapa ia menatapku melamun seperti itu. aku lupa! Aku melepas pegangan tanganku dengan Fufu.
Bagaimana bisa ini terjadi? Mengapa kebetulan sekali? Tapi aku sangat geram! aku mengepalkan tangan dengan rahang mengeras dan gigi bergemeletuk ,namun aku harus menahannya. Aku terdiam sesaat. Bayangkan saja! Aku melihat istriku kepergok berjalan mesra dengan orang lain,bahkan dia adalah sahabat serta mantan pacarnya dulu. Jika tidak ada kamera,aku ingin memukul wajahnya.
Hyesun Pov.
Berjalan seperti dugaanku,Heechul Oppa dan Fexue berada disini. Heechul Oppa menatapku,aku mengalihkan pandanganku dengan melihat tangannya yang saling berpegangan. Bahkan aku saja belum pernah berpegangan di depan umum sampai terekspos media. Heechul melepaskan tangannya.
Ini rencanaku,tapi mengapa rasanya sesakit ini? Melihat seorang suami sahku berduaan dengan istri virtualnya bermesraan demi beberapa lembar uang. Ini sangat sakit! Aku ingin sekali berteriak.
Tapi,lebih baik aku membuatnya untuk lebih terasa panas. Aku ingin tahu bagaimana perasaannya padaku!
Aku memeluk erat lengan Kim Woobin semakin erat,semoga Woobin Oppa mengerti maksudku ini.
Woobin Pov.
Kurasakan pelukan erat Hyesun,pelukan lengan erat yang kurindukan. Aku punya sebuah ide! Ini sebuah keuntungan besar untukku,kapan lagi ku bisa bermesraan dengan mantan kekasihku yang masih kucintai tapi sudah memiliki seorang suami? 
Aku memainkan lidahku,terdengar seperti Tlok tlak.
“Kim Heechul Hyung sahabatku,long time no see.” Panggilku kepada Heechul. Dia memang sahabatku,dan sudah lama aku tidak bertemu dengannya. “Apa kalian sedang syuting?”
“Tentu saja! Perkenalkan dia istriku Guo Fexue.” Aku tahu Heechul pasti ingin menambahkan kata virtual sesudah kata istri,namun ia sudah di bayar. Tidak mungkin ia mengucapkan Fexue sebagai Istri Virtual,pasti Fexue akan sakit.
Aku menjabat tangan Fexue,”Aku Kim Woobin,perkenalkan… dia kekasihku,Lee Hyesun.” Aku memperkenalkan Hyesun. Hyesun melepas tanganku dan menjabat tangan Fexue. Haha! Aku harus tertawa melihat hal ini,sungguh lucu.
Dari matanya,Hyesun terlihat sangat geram menjabat tangan Fexue. Tentu saja,dia bagaikan Athena jika Hyesun adalah Atlantis. “Maaf,nona Fexue. Kekasihku sedikit malu,” Ku tatap Heechul seperti ingin membunuhku sekarang juga,tapi banyak orang disini.”Kami sedang menjalankan Blind dating,namun tak sengaja penggemar dan media bertemu denganku.” Lanjutku,
PLAKK!
“Awh! Appo!” aku mengelus kepalaku,Hyesun menjitak kepalaku. Mungkin Hyesun sedikit kesal dengan ucapanku,namun ucapanku barusan sukses membuat Heechul ikut geram.
“YA! Oppa!” Teriak Hyesun.
“Mianhamnida,seperti Hyesunku menyuruhku berhenti bicara dan melanjutkan Blind date kami. Aku minta maaf,kami pergi.” Aku dan Hyesun pergi melewati pasangan Heechul dan Fexue,Hohoho! Aku baru tahu rasanya,ini sungguh mengasyikan!
“YAAA! KIM WOOBIN!”
Ups,aku berhenti sebentar. Sepertinya aku sudah membuat Heechul melampaui titik kecemburuannya,ah.. aku punya ide lagi.
Aku membungkukan tubuhku, “Oh,ya… aku lupa! Heechul Hyung,Josonghaeyo. Aku belum berpamitan,kami berdua harus pergi dan melanjutkan Blind date kami. Selamat bersenang-senag dengan nona Fexue!” Ucapku kemudian membalikan tubuhku dan berjalan lagi.
“YAAA! KIM WOO BIN!!! LIHAT NANTI JIKA KITA BERTEMU LAGI!”
Aku melambaikan tanganku walau masih berjalan,aku tahu. Pasti ia sangat kesal,Hohoho! Aku sungguh senang!
Author Pov.
Lihat saja kau,Kim Woobin! Dongsaeng,teman,sahabat,musuh kurang ajar kau! Mengakui istriku sebagai kekasihmu,dia sudah putus denganmu. Batin Heechul geram,Oh tuhan. Dia sudah tidak  tahan dengan kekesalannya ini.
“Oppa,tidakkah tadi itu begitu keterlaluan?”Bisik Hyesun pada Woobin,ia hanya takut masih ada penggemar atau wartawan yang mengikutinya. Hyesun berhenti sesaat dan mengambil beberapa makanan ringan.
“Tidak perlu di fikirkan,yang penting bagiku…kau tidak sedih lagi.” Balas bisik Woobin yang ikut mengambil beberapa makanan ringan lalu menuju ke kasir.
Woobin membayar semua kantung belanja yang di belinya,mereka berjalan beriringan sejauh ini…wartawan dan penggemar belum terlihat. Itu sangat bagus.
“Hyesun-ah…” PanggIlwoobin lalu menghentikan langkahnya sesaat.
“Hmmm…”
“Kau lapar? Bagaimana jika kita ke Restoran keluarga itu?” Tawar Woobin yang salah satu jarinya menunjuk pada sebuah Restoran keluarga yang berada di lantai ini. Hyesun menganggukan kepalanya dan berjalan sedikit cepat ke Restoran itu.
Woobin menaruh belanjaannya di bawah dan duduk,Hyesun sibuk memilih menu yang ingin ia pesan. Hyesun dan Woobin duduk bersebrangan satu sama lain.
“Woobin Oppa,kau ingin pesan apa?” Tanya Hyesun menawarkan makanan untuknya.
“Apa saja,samakan saja denganmu.”Jawab Woobin,ia melihat ke seluruh pengunjung yang berjalan dari sini. Hyesun sibuk memilih makanan yang ia pesan,”HYUNG!!!” Panggil Woobin.
Heechul Pov.
“HYUNG!!!” Panggil seseorang,aku mengalihkan pandanganku ke arah sumber suara tersebut.
DEG!
Anak kurang ajar itu! sungguh sial,aku bisa bertemunya lagi. Tapi itu wajar,kami masih berada di Mall yang sama.
Aku mengangkat kantung belanjaanku dan menggandeng salah satu tangan Fufu,salah seorang kru mengingatkan untuk tidak kesana dan langsung pulang saja. Aku tahu ini akan memakan durasi,terserah saja! Aku tidak peduli,terserah jika mereka ingin memfilmkan ini atau tidak. Aku dan Fufu mendekat ke arah Hyesun dan Woobin.
Hyesun sepertinya belum menyadari keberadaanku,di depan matanya terpampang jelas buku menu sebesar rapot sekolah. Aku yakin ia sedang memilih menu yang ingin ia pesan,apa yang harus aku lakukan? Aku harus tetap berakting!
“Agassi,Hyesun-ssi…” Panggilku,dan itu sukses membuat Hyesun meletakan buku menu dan terkejut melihatku lagi. Aku tidak tahu harus berbuat apa,sebenarnya aku tidak suka dengan keadaan seperti ini. Memanggil Istri asliku seperti memanggil wanita yang baru aku kenal.
“Oh,k-kita,ki-ta ber-te-mu la-gi.” Hyesun menjawabnya terbata,apa ia sedih? Dalam hitungan detik setelah aku memanggil namanya,matanya dengan cepat memancarkan kesedihan. Oh GOD! Aku tidak tega melakukan ini padanya! Apa aku harus mengumumkan bahwa aku sudah menikah dengannya? Tapi kamera masih menyala,dan kameramen sedang meliput syutingku sebagai suami atas pernikahan kontrak. SIAL!
Aku duduk di samping Woobin,dan SIAL! Aku harus berhadapan langsung dengan Hyesun,Fufu duduk di samping Hyesun. Ini sungguh menyiksaku,Tuhan…
Aku harus fokus! “Bagaimana jika aku yang memesan? Woobin-Ah,kau mau pesan apa?” Tanyaku pada Pria yang sungguh ingin aku bunuh itu,”Fufu,kau ingin makan apa?” Lanjut tanyaku pada Fufu sedikit beraegyo,pasti Hyesun sangat sakit. Maafkan aku Hyesun,ini tuntutan pekerjaan.
“Samakan saja dengan Hyesun.” Jawab Woobin dingin,Oh GOD! Pria ini benar-benar minta di bunuh rupanya.
“Apa saja!” Sambung Fufu,entah ia grogri,takut atau apa. Ia seperti tidak nyaman.
Okay,aku bersiap berdiri untuk memesan. “Chakkaman!” Aku membeku sesaat,tangan ini… tangan yang bisa aku rasakan setiap hari,ini tangan Hyesun. SIAL! Untuk apa ia menghentikanku? Aku mengalihkan pandanganku ke arah Hyesun dan menatapnya.
“Kau,ti-dak,me-nanya-kan pa-da-ku?” Tanyanya terbata lagi. Maafkan aku Chagiya,bukannya aku lupa. Tapi aku sudah hafal apa yang ingin kau pesan ketika berada di restoran. Ini salahku juga,kenapa aku tidak bertanya padanya.
Hyesun melepaskan tanggannya perlahan,”Kau,ingin pesan mie Italia bukan?” Ups,OH SIAL! Lagi,lagi dan lagi. Aku tak sengaja mengucapkan kalimat itu,kenapa ini terjadi padaku? Mereka tahu kami baru bekenalan,tapi mana bisa aku mengatakan aku tahu apa yang biasa ia makan.
“Tuan Heechul,anda tahu apa yang ingin Nona Hyesun pesan?” Tanya Fufu. Bunuh saja aku! Kenapa ia harus bertanya pertanyaan mengerikan itu? tubuhku lemas seketika,aku harus cari alasan.
“Tentu saja! Fufu,apakah kau lupa? Aku ini Kim Heechul! Aku bisa menebak fikiran orang lain.” Jawabku asal dan langsung pergi,daripada terjadi hal aneh lagi. Lebih baik,aku pergi dan memesan saja.
Aku pergi menuju meja pesanan, “Agassi,mie italianya empat dan 4 gelas minuman dingin.” Aku memesan kepada salah seorang pelayan di depanku,ia segera menekan tombol pada tabletnya agar tersambung pada koki yang akan memasaknya. Ia menyuruhku untuk menunggu sebentar.
“Ini pesanannya,15.000 won tuan.” Ucap pelayan itu,aku memberikan uang 20.000 won dan pelayan itu memberikan kembalian padaku. Aku punya ide licik! Hohoho…
“Agassi,……………” Cicitku berbicara pada pelayan itu,setelah itu aku membawa pesananku dan menaruhnya di meja.
“Ini untuk Kim Woobin,Hyesun,Fufu dan ini untukku.” Aku memberikan satu persatu makanan serta minuman kepada mereka.
“Terima kasih.”
“Baiklah,aku yakin ini sangat lezat!” Ucap Woobin terlalu percaya diri,Woobin mengambil sepasang sumpit dan mulai memakannya. Aku memperhatikan baik-baik wajahnya di sela-sela aku melahap mie ini,oh…. Ini sungguh menyenangkan!
“Break!” teriak salah seorang kru,semua kru berhamburan dan memesan makanan untuk break kali ini. Itu artinya tidak ada rekaman untuk beberapa menit kedepan.
B.I.N.G.O.
Reaksi aneh terpancar jelas di wajah Kim Woobin.
*Flashback
“Agassi,boleh aku minta saus dan garam tambahan?” Cicitku berbicara pada pelayan itu,tak lama pelayan itu memberikan saus dan bungkus kertas berisikan garam.
Tanpa memperkirakan lebih dulu,langsung saja aku menaruh saus dan garam itu di mangkuk milik Kim Woobin. Hahaha,Rasakan pembalasanku! Entalah sudah berapa sendok saus yang aku berikan,dan jika di perkirakan…aku menaruh tiga sendok garam di dalamnya. Aku segera membawa pesananku dan berjalan serta menaruhnya di meja.
*Flashback off.
Hyesun Pov.
“Baiklah,aku yakin ini sangat lezat!” sahut Woobin Oppa.
Aku mengambil sepasang sumpit dan memakan mie italia ini,ini adalah makanan kesukaanku. Tapi tunggu,apa yang terjadi? Terpancar jelas di wajah Woobin Oppa menandakan rasa aneh pada makanan yang ia makan.
Tapi,kami semua memesan jenis makanan yang sama dan di toko yang sama. Seharusnya jika makanan Woobin Oppa terasa aneh,makananku seharusnya juga terasa aneh. Ah,mungkin Oppa hanya tidak terlalu menyukai mie Italia ini.
Aku mulai menyantap mie ini,tapi apa lagi ini? Heechul Oppa terlihat seperti menahan tawanya,aku berfikir sejenak. Sial! Makanan kami di bawa oleh Heechul Oppa,pasti Heechul Oppa memasukan sesuatu ke dalam makanan Woobin Oppa. Dasar EVIL!
“Oppa,Gwenchana?” Tanyaku pada Woobin Oppa,ia mengambil minumnya dan segera meneguknya.
“Ini pertama kalinya aku makan masakan Italia,mungkin rasanya yang enak ini menolak di mulutku.” Jawab Woobin Oppa,ia mengambil tisu dan mengelap keringatnya.
Pasti Woobin Oppa berbohong! Langsung saja aku mengambil sumpitnya,”Hyesun-ah andwaee!” teriak Heechul dan Woobin Oppa bersamaan. Tapi mereka telat mengingatkanku,aku lebih dulu menggulungkan mie itu dengan sumpit dan memasukan ke dalam mulutku.
Hoekk…
Perutku terasa mual seketika,rasanya sangat pedas dan sangat sangat asin! Tega sekali Heechul melakukan ini. Woobin memberikan segelas minuman dan aku langsung meneguknya.
“YAAA!”Teriakku dan langsung menendang kaki kanan Heechul Oppa,aku tidak peduli meskipun ia harus marah kepadaku. Ia sudah terlalu keterlaluan melakukan ini.
Heechul Oppa meringis kesakitan,beberapa orang yang sedang makan termasuk kru di sekitar sini sontak melirik ke arahku. Mungkin teriakanku terlalu kencang.  “Josonghaeyo.” Aku meminta maaf karena menyesal kepada seluruh kru yang tadi sempat berhenti menyantap makanannya. 
“Woobin Oppa,ayo kita pergi!” Aku berdiri dan menarik lengan Woobin Oppa agar ia berdiri dan meninggalkan tempat ini,aku sudah terlalu muak berada di dekatnya.
“Hyesun-Ah,tapi bagaimana….” Ucap Woobin Oppa terpotong.
“Heechul-ssi,maafkan aku tapi bisakah kau yang membayarnya?” Tanyaku pada Heechul Oppa,ia masih meringis kesakitan. Biarkan saja! “Terima kasih makanannya,maaf mengganggumu nona Guo.” Aku membungkukan tubuhku dan masih menarik lengan Woobin Oppa agar ia segera pergi dari tempat itu setelah membawa belanjaan kami.
***
In Woobin’s Car.
“Oppa,maafkan aku.” Ucapku setelah memastikan bahwa sabuk pengaman sudah menempel lekat di tubuhku. Woobin Oppa menaruh kantung belanjaan di jok belakang mobilnya.
“Maaf untuk apa?” Tanya Woobin Oppa.
Author Pov.
“Maafkan aku,sudah membuatmu seperti ini. Aku tidak tahu bahwa Heechul akan melakukan hal gila menaruh garam dan saus berlebihan padamu.” Jawab Hyesun sangat menyesal,matanya berbinar tanda penyesalannya.
“Oh,itu. tidak apa,kau tidak salah.” Woobin memanaskan mobilnya dan mulai memundurkan mobil dari parkiran semula untuk mulai menjalankan mobil.
“Heechul sudah melebihi batas!”
“Tidak usah di fikirkan,kita langsung saja ke Apartement Jung Ilwoo ya? Ini sudah sore.” Hyesun menganggukan kepalanya tanda setuju,Woobin memutar arah menuju Apartement Ilwoo.
*** 
Han River. (17.45 menjelang malam)
Kim Woobin pulang ke kediamannya setelah mengantar Hyesun ke Apartement Jung Ilwoo. Suasanan pinggiran sungai Han saat seperti ini sangat damai,banyak pasangan kekasih berjalan bergandengan di sepanjang tempat ini. Ada yang sedang duduk bersama,bersepedah dll.
Hyesun sudah berganti pasangan,sekarang ia menggandeng tangan seorang aktor terkenal di Korea. Dia Jung Ilwoo! Hyesun dan Ilwoo  sedang berjalan bergandengan untuk mengitari sepanjang sungai Han ini.
Tentu saja ini membuat para Wartawan sudah siap dengan mic dan kameranya untuk meliput berita ini,dan sial! Itu adalah wartawan yang tadi meliput saat Woobin dan Hyesun di Mall. Kenapa mereka ada disini?
Sontak saja Ilwoo berhenti dan harus meladeni pertanyaan wartawan itu. Ilwoo semakin erat menggenggam tangan Hyesun.
“Ilwoo-ssi,bukankah dia Nona Hyesun? Apa hubungan kalian berdua? Tadi sore kami melihat Nona Hyesun berjalan bersama Kim Woobin.” Tanya wartawan tersebut.
Ilwoo mengangkat bahunya, “Benarkah? Dia Yeojachinguku,bukan Kim Woobin.” Ilwoo menghempaskan bahunya,Pletakk!
Sebuah jitakan mendarat di dahi Ilwoo,tentu saja ituberasal dari jari mungil Hyesun. “Josonghaeyo,kami harus pergi.” Ucap Hyesun membungkukan tubuhnya.
Sebuah tangan melingkar di lengan Hyesun,ia berhenti lagi. “Tunggu sebentar Hyesun-ssi,tolong jelaskan pada kami. Sebenarnya hubunganmu itu dengan Kim Woobin dan Jung Ilwoo?”
“Mungkin akan ada kesalapahaman jika beberapa fans belum mendengar berita ini,jika mereka ( Woobin dan Ilwoo) memanggilku dengan sebutan Chagi,Dear,Yeojachingu,Yeojaku,My Girl dan lainnya seperti itu… itu tandanya kami tidak memiliki hubungan istimewah. Aku dengan Hyukjae Oppa,Woobin Oppa,Ilwoo Oppa,Heechul Oppa saling bersahabat satu sama lain. Hyukjae Oppa adalah Kakak kandungku,karena kedekatan kami. Banyak yang mengira saya berpacaran dengan pria ini,ini dan ini. Sebenarnya itu salah besar!  Di antara kami ataupun saya dengan beberapa aktor lainnya tak lebih dari sekedar sahabat,jadi mohon jangan menggosipkan hal yang tidak mungkin. Terima kasih,kami harus pergi.” Jelasnya.
“Pasangan suami-istri Heechul dan Guo Fexue juga berada disini.”
DEG!
Tubuh Hyesun lemas seketika mendengar pernyataan itu,”Benarkah? Maaf,tapi kami harus pergi.” Hyesun membungkukan tubuhnya dan pergi melanjutkan menikmati indahnya Sungai Han saat pergantian matahari dengan bergandengan tangan.
“Kenapa kau menceritakan hal yang sejujurnya pada media?” Tanya Ilwoo pada Hyesun.
“……………………………”
“Hyesun-ah,” Ilwoo menghentikan langkahnya,”Tidak perlu di fikirkan,kaulah Istri Heechul Hyung yang sesungguhnya.” Ilwoo menghibur Hyesun.

“…………………………….” 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar