Minggu, 03 November 2013

Contoh Naskah Drama yang di perankan untuk 7 orang pelajaran Bahasa Indonesia Ulah dari Narkoba

Contoh Naskah Drama yang di perankan untuk 7 orang pelajaran Bahasa Indonesia

Jadi, Saat aku duduk di kelas delapan. mungkin beberapa dari kalian yang lagi membaca post ini seumuran sama aku..
Apakah kalian sudah belajar tentang Drama..??
Nah,mungkin yang dapat tugas daru gurunya untuk Bab Drama dan kesusahan untuk membuat atau mencarinya..
nah,ini salah satu contoh naskah drama yang aku buat.
mungkin cukup membantu untuk kalian..
Dan Drama ini di perankan untuk 7 orang..
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Judul : Ulah Dari Narkoba
Tema : Pergaulan Bebas
Alur : Maju
Latar :
- Tempat = Di ruang kelas,Di dalam Rumah dan Kantor Polisi
- Waktu = Malam hari dan Siang hari
Genre : Tragedi,Drama,Moral.
Pemain :
·       Adila Qotrunada sebagai Polisi
·       Annisa Ariestawati sebagai Polisi
·       Dinda Afifah Kurniawan sebagai Bandar Narkoba
·       Dwiarti Rahma Utami sebagai Anak Idiot,Teman Fajriyah
·       Herlizha Suryadila sebagai teman Fajriyah
·       Rahmahwati sebagai Ibu Fajriyah
·       Siti Nur Fajriyah sebagai Fajriyah,Pelajar
A Story Made BY : Dwiarti a.k.a HTS
“Ibu,aku minta uang,Bu..”sahut seorang anak bernama Fajriyah. Fajriyah sekarang duduk di bangku SMA. Masa kecil Fajriyah dulu adalah seorang anak yang baik dan rajin.Tapi setelah ia duduk di bangku SMA,ia berubah menjadi seorang anak yang Malas dan sering pulang tengah malam.dimana seorang pelajar seharusnya sudah tidur ..
“Uang lagi..??? Dua hari yang lalu Uang,Kemarin Uang,sekarang uang lagi..??
Buat apa uang-uang itu semua. Nak..??” tanya Sang Ibu yang mengeluh. Karena anaknya selalu meminta uang kepadanya dengan tujuan tidak jelas
“Ah,Ibu!
Penting,Bu. 500 ribu aja dah..” ucapnya lagi meminta uang
“Nak,sekarang Ayah sudah tidak ada lagi..
Kita harus menghemat. Bagaimana dengan kehidupan selanjutnya..??” ucap ibu menceramahi
“Ah, Ibu..
Terakhir deh,Bu. Sekarang aku masih minta uang..
Nanti kalau aku sudah lulus dan kerja aku juga bisa kok ngasilin uang buat hidup kita” ucapnya mencari alasan agar sang Ibu memberinya uang.
Ibunya menurut lalu menguarkan dompet dari saku roknya..
Ia membuka dompetnya dan memberikan uang kepada Fajriyah.
“Makasih. Ibu aku pergi dulu ya..” pamit fajriyah
“iya, Hati-hati. Nak..” ucap ibunya..
Fajriyah lalu pergi ke sekolah ..
*****************
Sesampainya Fajriyah di sekolah..
Ia bertemu dengan teman akrabnya yaitu Herlizha.
Mereka berteman cukup dekat sejak SMP..
“Eh, hari ini jadikan ..??” ajak Herlizha yang entah apa tujuannya
“Pastilah…” jawab Fajriyah
“Hari ini di tempat mana..??”
“Biasa…
Samping sekolah..” ucap Herlizha santai
“iyadah. Lo udah bawa uangkan..?”
“pastilah..” tak lama gurupun datang dan memulai pelajaran sampai sore hari Bel berbunyi dan Murid di sekolah itu di bubarkan..
-------------------------
Herlizha dan Fajriyah pergi bersama berjalan kaki ke suatu tempat di samping sekolah mereka.
Tempatnya sangat terpojokdi pedalaman.sehingga tak banyak orang yang mengenal tempat itu
“heii, bang.
Pesen 5 dong.. biasa ” ucap fajriyah santai yang duduk di kursi dekat seseorang
“gue juga pesen 4 aja..
Sama minumnya yang biasa.. botolan bang..” sahut herlizha yang ikut duduk di samping fajriyah
“Sippppp…
Nih..” ujar seseorang bernama dinda yang memberikan sebuah botol minuman keras dan beberapa obat terlarang narkoba yang di bungkus di dalam plastic..
“nih, bang uangnya..” Fajriyah memberikan uang kepada dinda
“besok ada kiriman  dari Negara tetangga sebelah.
Obatnya lebih mantep dari pada yang ini.
Tapi harganya lebih mahal. Soalnya kan barang luar..”  Ujar dinda yang memberitahukan suatu hal kepada temannya.
“siippp dahh..
Tapi ada diskon kali bang..
Kan kita udah langganan disini” rayu Herlizha agar mendapatkan potongan harga
“iya,bang ..
Setengah harga boleh kali bang..’ sahut fajriyah
“sip dah..
Tapi kalian bawa satu orang lagi dong..
Biar ikut beli juga.. nanti bayarnya setengah harga gapapa dah..”
“satu orang ..??
Susah bang. Kalo ngajak orang lagi mah..”
“ya. Rayulah….
Entarkan bayarnya setengah.. biar cepet laku juga..
Soalnyakan produknya baru ini..”
“okeh deh bang..
Gua pulang dulu ya..” pamit herlizha lalu pergi pulang.
Sementara fajriyah masih di tempat itu dan mengkomsumsi obat-obat terlarang itu yang membuat matanya sayu. Wajahnya juga sudah tidak segar lagi, dan tubuhnya benar-benar mabuk yang membuat kadang ia terjatuh saat berjalan pulang..
Kepala juga terasa sangat pusing setelah meminum itu. bicaranyajuga sudah ngawur sepanjang perjalan ia pulang
*********
Ckkkkrrrrrriiiikkkkk…
Fajriyah masuk kedalam rumah dengan keadaan masih mabuk dan sempoyongan
“Fajriyah.. kenapa kamu pulang selarut ini..??” tanya sang ibu yang menghawatirkan keadaan anaknya.
“Itu bukan urusan ibu..” jawab fajriyah dengan nada bicara ngawur
“Fajriyah..!! kamu ini kenapa..???” tanya sang ibu dengan nada agak sedikit kesal juga
“Hanya sedikit pusing. Besok juga sudah tidak apa-apa,Bu..” ucapnya yang langsung
”Fajriyah! Apa kau mabuk..??”
“Ini  bukan urusan Ibu!! Aku pergi dulu..
Aku mengantuk…” ucap Fajriyah yang langsung memasuki kamarnya meninggalkan ibunya sendiri..
Ibunya mengambil telepon genggam di saku celananya. Jari tangannya lalu memencet tombol-tombol pada keypad teleponnya dan menelepon seorang polisi
“Hallo. Assalamu alaikum ..” sahut Ibunya di rumah
“Walaaikum salam. Apa yang bisa saya bantu..??” Tanya seorang polisi dari seberang sana
“Apa kau bisa memata-matai anakku..??
dia murid SMA Di daerah Bekasi. Namanya Fajriyah..”
“Memangnya apa yang salah dengan anak itu..?”
“Akhir-akhir ini dia sering pulang malam,
Setiap pulang matanya terlihat sayu bicaranya juga ngawur..”
“oh. Mungkin anak itumengikuti pergaulan bebas di sekolahnya..
Baik,Bu. Saya akan mengawasi anak ibu..”
“Ya. Terima kasih..
Maaf telah mengganggu waktu anda di malam hari”
“ya. Tidak apa-apa.
Ini sudah tugas saya sebagai polisi..” ucap polisi itu lalu menuntup telepon.
**************
Pagi hari
Fajriyah dan Ibunya berantam lagi dengan permasalahan yang sama terus menerus..
Yaitu masalah uang..
“Ibu. Aku minta 500 ribu dong,Bu..” ucap fajriyah
“500 ribu lagi,nak..??
Buat apa semua uang itu kamu pakai..??
kemarin apa tidak cukup..??
Ibu bukan seorang direktur sehingga kamu bisa meminta uang sebanyak itu setiap hari..!!” ceramah ibunya lagi
“jika itu tugas sekolah apa Ibu tidak akan memberikan uang..??”
“Guru mana yang meminta uang muridnya sampai sebesar itu setiap hari nak..??”
“Ibu..
Ini beneran tugas sekolah… Ibu telepon Bu Avifah saja jika tidak percaya…”
“Baiklah.. kamu tunggu disini.
Ibu mau ke ruang tamu dulu mengambil telepon..” ucap ibunya lalu pergi mencari teleponnya
Sementara itu Fajriyah justru pergi mengendap-endap ke kamar ibunya..
Pertama,ia pergi mencari dompet ibunya di meja. Tapi tidak ada disana
Ia lalu mencari lagi ke Kolong meja itu tapi hasilnya tetap sama.
Ia kemudian mencari di lemari pakaian kamar ibunya..
Lalu di temukan sebuah dompet dan beberapa perhiasan emas milik ibunya, mengambilnya dan  segera pergi untuk berangkat sekolah..
*******
Sesampainnya di sekolah..
Herlizha dan Fajriyah bertemu di kelas..
“Eh, hari ini jadi lagikan..??!!” tanya ajak Herlizha kepada Fajriyah
“ iyalah,Bro..”
“Eh,tapi terus kita ajak siapa nih..??
Biar dapet potongan hargakan lumayan..”
“Ajak mayang aja gimana..??”
“jangan.. dia gak bakalan mau minum gitu-gituann..”
“yaudah. Si culun aja..sihh.”
“anak culun siapa..??”
“itu si Dwiarti…”
“emang dia mau begituan..??”
“Paksa aja sihhh..dia kan juga anak orang kaya..
Pasti berduitlahh..”
“O aja dah bang. Abis pulang dah..”  ucap Fajriyah
Waktupun berlalu..
Bel Pulang pun berbunyi..
Dwiarti bersiap untuk pulang,tapi kedua temannya Fajriyah dan Herlizha menadangnya sehingga jalannya terhenti..
“Ada-ada-ada apa kamu..??” tanya Dwiarti dengan gagap.. selain dia anak yang culun ia juga sedikit gagap ketika sedang berbicara.tapi prestasinya cukup baik dalam belajar
“Lo bisa ikutkan sekarang..??” tanya Herlizha
“Memangnya, kita-kita-kita mau kemana..??”
“lo bawa uang banyak gak hari ini..??” tanya Fajriyah
“aku-aku Cuma bawa uang 400 ribu..
Uang-uang itu,itu juga buat bayar SPP bulan ini”
“Udah.. lo ikut aja..” acap Fajriyah memaksa sambil menarik salah satu tangannya
“Tapi-tapi kita,kita-kita mau pergi kemana..??” tanya Dwiarti menurut sambil berjalan yang di seret Fajriyah dan Herlizha
“Diem aja lu..” marah Herlizha kesal. Mereka lalu pergi bersama dengan mengendap-endap takut ketahuan orang lain..
Di sisi lain..
Kedua polisi masih mengikuti mereka sejak pulang sekolah sampai ke tempat ini..
Fajriyah,Herlizha  dan Dwiarti juga tidak sadar kalau mereka sedang di buntuti..
**********
“Weeiiii, bang..
Gua bawa korban nih bang..” ucap Fajriyah
“Bagus dah. Tunggu disini ya..
Mau ngambil barangnya dulu..”
“Siipppp…” sahut herlizha
“Fajriyah,Herlizha…
Kita-kita ada dimana..??
ini namanya tempat-tempat apa..??” tanya Dwiarti penasaran
Dinda datang membawakan beberapa obat terlarang itu di tangannya
“Nihh… barangnya” ucap Dinda memberikan obat terlarang itu kepada mereka
“Mana keluarin uang lu..!!” suruh herlizha
“Tapi-tapi.. uang aku buat bayar-bayar SPP bulan ini..” jawab Dwiarti member alasan
“Udah!! Cepetan..!! mana uang lu…??” tanya Fajriyah kesal
“Ah! lama lu!!” lanjut Fajriyah yang kesal lau membongkar tas yang di bawa Dwiarti..
“Jangan. Aku-aku-aku gak punya uang lagi nanti..”
“Alah.. berisik lu..” sahut Herizha yang kesal.
Fajriyah menemukan dompet milik Dwiarti dan mengambil uang di dalamnya lalu memberikan kepada Dinda..
Fajriyah dan Herlizha meminum obat-obat terlarang itu sampai membuat dirinya menjadi mabuk..
Sementara ketika di sungguhi obat itu kepada Dwiarti. Ia tidak meminumnya karena ia tahu itu adalah benda haram dan juga ia takut di marahi kedua orang tuanya.
Ia mengambil telepon genggam dari saku bajunya dan menelpon polisi disana..
“Hallo. Polisi.. tolong-tolong aku..” sahut Dwiarti menelpon
Tapi Herlizha yang termabuk menyadari bahwa Dwiarti sedang menelpon seorang polisi itu langsung mengambil ponselnya dan membuangnya sembarangan..
“Kenapa-kenapa kamu membuang ponselku..?” tanya Dwiarti
“Udah.. lu diem aja..” ucapnya dengan nada mabuk
BRRRRRRUUUUUKKKKKKKKKKK……
Kedua polisi datang dengan mendobrak pintu menggunakan kakinyaa..
Tembakan peringatan pertama di tembakan sehingga semua orang yang berada disana menunduk ketakutan…
“Angkat tangan!!!!” Teriak salah satu polisi itu yang bernama Adila
Semua orang disana menundukan kepalanya ..
Dan salah satu polisi itu sempat menghubungi polisi lainnya..
Kedua polisi tersebut menangkap dan memborgol kedua  tangan Herlizha ,Fajriyah serta sang Bandar Narkoba Dinda.
Mereka semua di bawa ke kantor polisi..
************
Sesampainya di Kantor polisi. Polisi Adila menghubungi Ibu dari Fajriyah sehingga ia datang.
Kedua polisi itu menanyai para tersangka..
“Coba jelaskan, sudah berapa lama kamu mengkomsumsi Narkoba..??” tanya tegas polisi Adila
“Saya baru meminumnya seminggu ini pak..” jawab Herlizha
“Apa kamu juga ikut meminumnya..??” tanya Polisi Annisa kepada Dwiarti
“Tidak pak.. saya-saya belum pernah minum..” jawabnya ketakutan
“Darimana kamu mendapatkan obat-obat seperti itu..??” tanya tegas Polisi Adila lagi
“saya mendapatkan dari Negara sebelah..” jawabnya tidak terus terang
“Jawab yang JUJUR!!!” tanyanya dengan teriak dan tegas
“saya mendapatkan dari Malaysia dan Singapura..” jawab Dinda
Setelah mereka di tanya beberapa pertanyaan. Polisi itu langsung menahan mereka lagi di sel-sel penjara..
Tak lama Ibu dari Fajriyah datang menemuinya..
PRRRRAAAAAAKKKKKKK……
Tamparan keras mendarat di pipi Fajriyah..
“Ibu, aku minta maaf…” ucap fajriyah sambil menangis tersedu-sedu
“Kau tahu…?? Kau menghabiskan Rp.5.000.000 uang ibu hanya untuk mabuk-mabukan saja!!” marah ibunya kecewa
“Ibu aku menyesal.. aku minta maaf ibu…” ucap Fajriyah lagi..
Fajriyah dan Herlizha pun di rehabilitasi untuk beberapa nulan. Sementara Dinda di Vonis selama 5 tahun penjara ..
Namun,Dwiarti terbebas karena tidak terlibat dengan masalah Narkoba..
Untuk itu. Kita harus bergaul dengan orang yang tepat! Agar kita tidak terjerumus ke jalan yang sesat ..

The End

10 komentar:

  1. Makasi gan, ane copas pake Drama di skolah ane ya :) thanks

    BalasHapus
  2. keren min:) jangan lupa mampir ke blog saya, jndlotaku.blogspot.com

    BalasHapus
  3. saya copas ya buat tugas drama saya, Makasih :)

    BalasHapus
  4. good posting gan...... ijin copas yah... buat tugas drama sekolahhh.... thx sbelumnya...

    BalasHapus
  5. good posting gan...... ijin copas yah... buat tugas drama sekolahhh.... thx sbelumnya...

    BalasHapus