Senin, 19 Agustus 2013

Fanfiction Korean FF Fairytale Part 2



Title : Fairy Tale
Genre : 
-  Fantasy  = 46 %
- Romance = 25 %
- Humor = 8 %
- Sad = 16 %
- Comedy = 5 %
Lenght : 3 Part- End.
Rating : 14+
Cast :
o   Kim Hye Sun
o   Kim Hee Chul
o   Han Tae Sun / Hee Sun
o   Kim Jong Woon
o   Other  Cast.
Writer : HTS a.k.a Dwiarti Rahma Utami
             Adila Qotrunada

Note !!!  Typo?  Maaf..
Peri di sini mungkin hanya peri khayalan yang di buat oleh penulisnya dan ini adalah FF Fantasy


“lalu apa yang bisa aku lakukan ..??”
“aku bisa terlepas dari kutukan ini jika kau menciumku tulus karena menyayangiku.
Hanya kau yang bisa membantuku.karena itu sepertinya tidak mungkin,
Tidak bisakah kau menunda permohonanmu..?
Setelah aku memenuhi permohonanmu aku akan menjalani ajalku.
Atau setidaknya kau menggunakan 3 permohonanmu saat keadaan terdesak..?
Walaupun pada akhirnya aku akan mati setidaknya aku bisa menunda kematianku..”
“apa itu terjadi pada semua peri..?”
“aku tidak tahu…”
“baiklah,apa saja yang peri bisa lakukan untukku..??” tanyanya agak sedikit menghibur
“aku bisa mengabulkan semua permohonanmu.tapi tidak 3 hal”
“3 hal?? Mwoya..??”
“seorang peri tidak bisa mengabulkan 3 permintaan.
Pertama,menghidupkan orang yang sudah mati.
Kedua,mengubah orang lain menjadi cinta.
Dan membunuh orang lain..”
“kenapa ..??” tanyanya

Part 2



“karena kehidupan dan kematian sudah di tetapkan atasan dari atasan dari atasanku..”
“apa kau bisa menyentuh benda..?”
“aku belum mencobanya..”
“coba pegang ponsel ku..” ucapnya seraya mengeluarkan ponsel dari kantongnya.
Dan ternyata ia bisa menyentuh benda
“tapi…” ucapkuterpotong
“waeyo??”
“aku tidak selamanya menampakkan diriku.
Sewaktu-waktu aku akan berubah menjadi kucing itu,jika kau mengucapkan kalimat tulus dari hatimu aku akan berubah menjadi peri..”
“ne.arraseo”

Cahaya bersinar terang datang lagi menghampiriku..
Sepertinya aku akan berubah..
Kucoba melihat tubuhku dengan kedua bola mataku dan terlihat ada bulu kucing di tubuhku.kurasa aku aku sudah berubah menjadi kucing lagi.
Kulihat wajah HeeChul,wajahnya putih pucat dan dari tampangnya terlihat ia sedang ketakutan sekali.
Ia pun mulai berbicara kepadaku “Kau benar-benar seorang kucing..??” tanyanya
Akupun menjawab “iyaa”  tapi mungkin yang terdengar di telinganya adalah “meeooww…”
Iapun pergi berjalan ke suatu tempat,sepertinya itu kamarnya. Aku hanya terdiam mengikutinya dari belakang.

**************
“kau bisa naik..??” tanyanya ssambil terduduk di ranjang yang berada di kamarnya.
Kulihat sekeliling,kamarnya sungguh rapih.akupun mencoba meloncat untuk sampai ke tepi atas ranjangnya.
Namun aku tidak bisa. HeeChul kemudian mengangkat tubuhku dengan kedua tangannya dan menaruhku di sampingnya
“dengan kau menjadi seekor kucing,tidak masalahkan jika kau tidur bersamaku..?” Tanya
Mungkin di kediamannya hanya ada satu kamar, “Meoww” ucapku
“aku harap itu berarti iya..
Kajja.tidurlah..
Jaljayo..” ucapnya kemudian tidur di sampingku.
sepertinya ia mulai tertidur,akupun tidur di sampingnya sebagai kucing hingga bulanpun mulai berganti menjadi matahari

****************
“HeeSun-Ah..
Palli ireona..” suara yang terdengar di telingaku saat pagi buta seperti ini.
Ya,dia adalah kim hee chul.
 Aku tidak mengerti apa yang terjadi,saat aku menjadi sosok seorang peri maupun kucing dia menganggapku sebagai teman manusianya.manusia yang sewajarnya.aku mengerti apa yang ia bicarakan.
Tapi apa mungkin ia mengerti apa yang aku ucapkan? Aigoo! Hal ini membuat aku gila.
Ku buka mataku perlahan dan sosok yang terlihat di depan mataku hanyalah Heechul.
“HeeSun-Ah..
Kucing ataupun peri aku tidak peduli,aku akan berusaha untuk membuat mu kembali
Menjadi manusia yang sewajarnya..” ucap kim hee chul di pagi hari seperti ini
“Aigoo! Apa yang ia bicarakan…?
Ia akan mengubahku kembali..”  mendengar ucapannya seperti ini membuat cahaya kilauan datang padaku dan merubahku menjadi seorang peri
“Hee Sun-Ah. Tidak bisakah kau berubah dengan tidak menakutkanku..?” tanyanya
“aku tidak merubah diriku! Kau yang merubahku menjadi seperti ini.
Ucapanmu yang tulus akan membuat aku menjadi seorang peri..” belaku
“Ya! Tapi setidaknya kau lebih baik menjadi peri agar aku dengan mudah berkomunikasi padamu!” ucapnya
Aku pun berjalan meninggalkannya sendiri,ku buka pintu kamarnya dan melihat kearah meja makan yang masih kosong “Hee Chul-ssi. Apa kau tidak membuat sarapan?
Walaupun aku seorang peri,setidaknya aku pernah merasakan menjadi manusia. Bolehkah aku membuat sarapan pagi ini untukmu..?”
“arra! Tapi aku seorang manusia.
Aku tidak pernah memakan makanan seorang peri!
Apa peri juga bisa memakan sebuah makanan..?”
“saat aku menjadi peri,tidak bisakah kau menganggapku sebagai seorang temanmu..?
Sepertinya peri tidak mempunyai rasa lapar.karena sejak semalam aku tidak merasakan lapar. Kau duduklah! Aku akan membuat makanan untukmu..”
Hee Chulpun menganggukan kepalanya.sebenarnya sampai saat ini ia masih menganggap ini adalah sebuah mimpi. Ia duduk disofa di  depan televisi miliknya..
Lalu mengambil remote dan menekan salah tombol yang membuat persegi elektronik nya itu menyala.

****************
“aku harus membuat makanan untuknya!
Aisshhhh! Apa yang aku fikirkan?
Aku ini seorang peri.seharusnya ketika peri mengucapkan sesuatu,
Apa yang ia inginkan ada di depan matanya!
Sebaiknya aku coba cara itu..!” ucapku lalu memutarkan tanganku seperti peri lainnya dan berkata “Dengan kekuatan peri datanglah! Aku ingin di depanku ada beberapa makanan enak yang bisa di makan manusia..!” dan kulihat di depanku tidak terjadi apa-apa.
Akupun mulai frustasi dan mencoba menekan cincin yang berada di jariku dengan jari lainnya dan mulai memejamkan mata lalu berharap bisa terhubung oleh dead note itu.
------------------------
Seorang namja dengan santainya duduk di kursi putar layaknya seorang bos dari sebuah perusahaan dan kemudian namja itu memutarkan tubuhnya perlahan
“Eoh,Dead Note..!!” panggilku terkejut saat melihat itu adalah Kim Jong Woon
“Ya! Hee Sun-Ah.berhentilah memanggilku dead note..” ucapnya
“Jeosonghamnida.aku harus memanggilmu apa ?”
“Ye-Yesung-ssi!! Ne, Yesung-ssi”
“ne. Yesung-ssi,dalam cerita dongeng jika seorang peri menginginkan sesuatu .
Lalu ia tinggal mengucapkannya dan apa yang ia inginkan terjadi..
Apa aku juga bisa melakukan itu?”
“Ne. kau ini seorang peri..
Kau harus berharap dengan tulus.
Annyeong(selamat tinggal)” ucapnya pergi
“Yesung-ssi,yessung-ssi!!
Aishhh! Pergi dan datang dengan tiba-tiba..!!” decak kesalku yang kemudian membuka mataku dengan perlahan.
Kupikirkan lagi kata-kata yang dead note itu ucapkan..
Kucoba memejamkan mataku dengan perlahan dan membuat sebuah harapan “aku berharap di depanku ada beberapa makanan yang bisa di makan oleh manusia sewajarnya”
Tiba tiba cahaya bersinar datang dan pergi hanya dengan hitungan detik.
Dan beberapa makanan pun tersaji di depanku..
Tanpa fikir panjang,akupun membawanya dan memberikan kepada Hee Chul
***********

Kubawakan makanan itu dengan tanganku dan menaruhnya di meja kaca tepat di depan heechul,dan setelah itu aku duduk di lantai itu di samping makanan yang aku bawakan tadi
“Ya! Apakah peri di sana juga bisa memasak ??” Tanya kim hee chul
“hmmm.aku tidak tahu..
Aku hanya mengatakan dan tiba-tiba apa yang aku inginkan ada di depan mataku..”
Heechul pun memakan dengan suap demi suap ramen dan beberapa makanan yang berada disana
“Aigoo!”
“waeyo..?” tanyaku
“waaaww…
Makanan peri ini sungguh enak,pasti sangat enak jika aku menjadi peri..
Bisa melakukan apa yang aku inginkan”
“anio..
HeeChul-ssi menjadi seorang peri seperti ini bagiku adalah kutukan!”
“ya! Berapa umurmu Hee Sun-Ah ..??”
“aku? Apa peri mempunyai umur ?
Oh,ne. jika ia gagal dalam tugasnya umurnya akan berakhir..”
“Ani! Bukan seperti itu yang kumaksud..
Berapa umurmu saat masih hidup?”
“hmmmm…
Aku rasa umurku 27 tahun.
Seorang peri tidak mempunyai ingatan akan masalalunya!”
“kalau begitu berhentilah memanggil ‘Kim Hee Chul’ atau ‘Hee Chul-ssi’
Panggil aku dengan sebutan ‘oppa’ ..”
“hmmm.oppa..
Kurasa itu tidak buruk..”

“Oppa…!!!!” suara misterius terdengar di balik pintu
Ttttoooookkkk….Ttttooookkkkk….Tttooooookkkkk…
“Oppa..!! ini aku…” ucapnya lagi

“Siapa ituu..?? nuguya??” tanyaku penasaran
“aisshhh!! Sembunyi.. sembunyi..!!” ucapnya dengan rasa takut memenuhi tubuhnya
“Oppa…!!!!
Biarkan aku masuk ne” ucap wanita misterius itu lagi
“palli!! Cepat masuk kamarku..!!” ucapnya sambil mendorong tubuhku dengan kedua tangannya
“Hye Sun-Ah! Tunggu di situ sebentar..
Aku sedang berganti baju..” ucapnya dengan rasa bohong dan takut memenuhi
“palli! Untuk beberapa saat kau tunggulah disini..” ucapnya sebelum menutup pintu
“ne” jawabku singkat

Ckkkkkkkrrrrriiiiiikkkkkkkk……………
Suara pintu terbuka terdengar
“Oh,Hye Sun-Ah.
Kajja! Duduklah..” ucap kim hee chul
“ne.” wanita itupun duduk di sofa yang heechul dudukki tadi
“eoh,oppa.
Apaa ada seseorang disini? Apa dia membuatkanmu makanan?” tanyanya
“ahh,ani.
Aku membuat itu sendiri..”
Ya,wanita itu adalah Kim Hye Sun. sahabat kim hee chul selama 5 tahun terakhir ini.
Ya,mereka sudah terbiasa bersama layaknya adik dan kakak.
Di sisilain setelah lama menunggu aku pun tertidur di lantai dekat pintu kamar kim hee chul,karena efek dari ketulusan kim hee chul sudah menghilang aku berubah menjadi kucing yang tertidur di lantai..
“Oppa..!” panggil Hye Sun
“Ne?”
“bisakah kau menemaniku besok ?”
“memangnya kau ingin kemana ?”
“hmmm.aku ingin pergi jalan hanya besok saja..
Tidak bisakah ?
Aku akan mengajak Kyuhyun oppa dan Han Mei juga..”
“ne.aku akan mengantarmu..
Kau tidak perlu takut”
“Gomapta!”
“oh,ne. sekarang sudah pukul 9
Kau tidak ingin pulang ..?
Biar aku antar”
“ani.gwenchana
Aku bisa pulang sendiri,oppa”
“kau yakin ?”
“ne,aku pergi..” ucap Hye Sun sembari menutup pintu dan pergi
“Aigoo! Hee Sun pasti sudah lama menungguku” ia pun segera pergi ke kamarnya

Ckkkkkkrrrrrriiiiiiiiikkkkkkkkk……
“Aigoo! Hee Sun-Ah” ucapnya setelah melihat Hee Sun berubah menjadi kucing lagi. Hee chul berfikir mungkin karenanya Hee Sun terlalu lama menunggu.
Iapun segera mengangkatnya dengan kedua tangannya dan menaruhnya di kasur lalu melanjutkan tertidur.

----------------------------------------

Keesokan harinya. Cahaya matahari masuk menembus jendela kamar Kim Hee Chul,jam yang berada di atas meja pun menunjukan pukul 6.30
“ Hee Sun-Ah..
Palli ireona,aku ingin mengucapkan satu permohonanku” ucap hee chul seraya membangunkanku
Mungkin karena efek omongannya itu membuat aku terbangun. Cahaya putih datang lagi menghampiriku sesaat dan menghilang.ya,aku menjadi seorang peri lagi..
Berpakaian gaun putih bersih yang menutupi tubuhku dan sebuah mahkota ini lagi sebenarnya membuat aku kesal,karena harus memakainya terus menerus
“Hee Sun-Ah.
Aku ingin menggunakan satu permohonanku” ucapnya
“memangnya kau ingin apa ?”
“aku ingin,mulai dari saat ini jika kau berubah menjadi seorang peri.
Aku ingin kau berpenampilan layaknya seorang gadis biasa yang berada di hadapanku.
Pakaian dan gayamu layaknya seorang manusia. Jadi setiap orang dan aku melihat,tidak ada kecurigaan kalau kau adalah seorang peri.dan aku ingin kau menjadi temanku..”
“mwo..?
Kenapa kau ingin itu..?”
“hmmmm. Aku hanya takut setiap kau datang di hadapanku,
Kau selalu berpenampilan seperti itu”
“apa kau yakin?”
“ne. aku sangat yakin”
Mendengar ucapannya begitu aku pun segera menekan cincin yang berada di salah satu jariku.
Cahaya bersinar datang lagi lebih terang dari sebelumnya.aku merasakan sesuatu yang aneh terjadi padaku,setelah beberapa lama cahaya pun itu menghilang dengan perlahan..
Kubuka kedua mataku dan…
“Apa aku berubah ??” tanyaku kepada hee chul
“ne. kau terlihat lebih cantik!
Setidaknya aku tidak takut lagi jika melihat mu…”
Mendengar ucapannya akupun tiba-tiba langsung memeluk Hee Chul dengan isak.
Sebenarnya aku ingin menangis,tapi tidak ada air mata yang jatuh ke pipiku..
Tapi aku merasakan kalau aku benar menangis..
“Ulijima..” ucapnya sambil menepuk-nepuk pudakku dalam pelukannya
“aku tidak menangis!
Aku hanya terisak..”
“kalau begitu,berhentilah…”
“oppa..” panggilku
“ne ..?”
“boleh aku bertanya..??”
“hmmmm…
Tapi,kita bicara di depan tv ne?
Saat ini acara kesukaanku sedang mulai”
“ne!”

****************
“Kau mau..?” tanyanya sambil menawarkan segelas minuman
“tidak usah,oppa”
“apa yang ingin kau tanyakan?” tanyanya lalu duduk di lantai di depan sofa sambil menyalakan tv nya
“kemarin itu siapa..??”
“maksud mu..??”
“yang kemarin datang ke kediamanmu..?”
“eoh. Itu Kim Hye Sun..
Dia sahabat terbaik ku sejak lima tahun terakhir ini..
Kau ingin bertemu dengannya? Nanti aku perkenalkan.”
“hmmmm,baiklah.
Apa kalian berdua berpacaran?”
“ahh,ani.
Aku menganggapnya sebagai adikku..
Kami saling menyukai,tapi aku belum menyatakan perasaanku”
“waeyo..??”
“hmmmm,entahlah..”
“aigoo! Oppa”
“ne..?”
“apa di kulkas mu ada ice cream ..?”
“ice cream..? tidak ada.
Jika aku membelinya aku memakannya di tempat aku membeli.
Kau ingin ice cream ..?”
“ne” ucapku sambil menganggup
“bagaimana kalau kau ikut bersamaku..??”
“eodiga..?”
“malam ini aku pergi bersama sahabatku.
Bagaimana kalau kau ikut..??”
“ahh. Tidak usah
Nanti aku takut merepotkanmu”
“kau ingin tinggal sendiri di sini semalaman..?
Jika kau ikut,setelah aku mengantar Hye Sun pulang.kita bisa membeli ice cream.”
“tapi kau harus berjanji membelikanku..”
“ne.aku berjanji”

-----------------------------
“Kau sudah siap ..??” Tanya heechul
“ne” jawabku singkat
“Hee Sun-Ah.
Kau jarang berubah sejak tadi pagi..”
“hmmm,itu mungkin karena efek hilangnya satu permohonan..”
“kita naik taksi saja ne.
Hari ini aku sedang malas mengemudi,tempatnya tidak terlalu jauh dari sini”
“hhmm,gwenchana
Kajja!”
************
Di Hee Caffee ..
Di sana Han Mei,Kyuhyun dan Hye Sun sudah menunggu ke datangan hee chul sambil mengobrol bersama. Han Mei berasal dari china,sejak ia pindah ke korea.
Orang yang ia kenal pertama kali adalah kyuhyun.ia juga yang mengajarkan Han Mei berbahasa korea..
Beberapa lama ia menunggu akhirnya hee chul pun datang
“Annyeong Hasseyo.
Mianhae aku terlambat” ucapnya sambil mengenggam tanganku
“eoh? Oppa!
Dia yeojachingu mu..??” Tanya Han Mei kaget melihatku bersama hee chul
“ani. Dia adik sepupuku..” ucapnya berbohong
Akupun sempat menatap sinis hee chul.namun,daripada aku mengaku sebagai peri mungkin ini lebih baik
“Annyeong Hasseyo.
Choneun Han,Hee Sun imnida..”
“Hye Sun imnida..”
“Annyeong. Aku Han Mei..
Oppa,kau tidak pernah cerita tentang dia..”
“eoh,hmm.
Karena dia,d-dia baru kembali dari jepang”
“eoh,jinjja..??”
“ne”
“Hyung.kau sudah makan..??” Tanya kyuhyun
“aku..?? sudah..”
Setelah beberapa lama mereka berbincang bersama sampai jam menunjukan pukul 9.30 malam.
Han Mei dan kyuhyun memutuskan untuk pulang lebih dahulu,dan…
“Oppa,aku pulang dulu ne..??” ucak Hye Sun
“HyeSun-Ah,kau tidak ingin aku antar..??” Tanya Hee Chul
“oh,tidak usah oppa.
Aku pulang naik taksi saja”
“aku juga pulang naik taksi..”
“ahh,itu sudah ada taksinya..
Aku duluan ne..
Annyeong” ucapnya lalu menaiki taksi dan pergi
Melihat di seberang jalan ada sebuah toko ice cream yang bisa di bilang cukup besar Hee Chul pun mengajakku untuk pergi kesana..
**********
Hee chul pun memesan 2 mangkuk ice dan membawanya lalu duduk dan makan bersama Hee Sun
“Bagaimana..?? ice cream di sini enak bukan..??” Tanyanya
“hmmmm…” ucapku sambil memakannya
“jika kau ingin lagi,kau harus menghabiskan dulu..”
“hmmmm…
Hmmmm…
Oppa,berikan aku satu lagi!
Punyaku sudah habis..”
Mendengar ucapannya hee chul melirik ke arahku dan terkaget melihat ku yang sudah meng
Habiskannya
“k-kau..
Apa kau membuangnya..??” tanyanya sinis
“ani! Aku memakannya,
Berikan aku lagi..”
“ne” ucapnya lalu kembali membeli 2 mangkuk ice cream lagi,kali ini ukurannya cukup besar dari yang tadi ia beli lalu memberikannya kepadaku
“ini..” ucapnya sambil memberikan
“Gamsahamnida!” ucapku sambil memakannya lagi
“ne”
“oppa! Jika aku menghabiskannya lagi apa kau akan memberikan aku satu lagi..??”
“hmm, jika kau mau..”
Beberapa menit kemudian..
“Oppa! Punyaku sudah habis..” ucapku
Hee chulpun melihat miliknya yang masih penuh dengan tidak percaya.
Iapun membeli lagi satu mangkuk ice yang ukurannya sangat besar yang seharusnya di makan untuk 3 orang..
“Hee Sun-Ah..
Ini yang terakhir,kita makan di luar ne..?
Sambil menunggu taksi” ucapnya sebelum memberikan mangkuk ice
“ne” uacpku sambil memakannya dengan berjalan keluar dari toko itu..
“hmmm.disana!
Di depan pintu rumah itu ada tangga,kita tunggu di sana saja ne” ucapnya sambil memakan sisa ice yang ia pegang
“ne..”
Setelah lama menunggu tidak ada taksi satupun yang lewat di hadapannya
“Aigoo! Ini sudah pukul 10.20 belum ada taksi yang lewat sejak tadi..??”
“kita tunggu saja”ucapku yang sibuk masih memakan ice itu..
Setelah ice nya habis akupun yang duduk di samping nya menunggu taksi yang melintas sampai membuat mataku berat sekali ingin tidur..
“Oppa! Sekarang jam berapa ..??” tanyaku
“sekarang... 10.35,
Waeyo…?”
“aku ngantuk sekali..
Hoammm…”
“hmm yasudah,kau tidurlah.
Jika ada taksi,nanti aku akan membangunkanmu..”
“Gwenchanayo..?”
“ye,gwenchana.
Aigoo! Kenapa belum ada taksi yang melintas..?” Ucapnya
Hee Chul kemudian menoleh ke arah Kediamannya yang jaraknya sekitar 2km dari tempat ia berada..
“ini sudah jam 11.00 malam,
Tapi jarak kediamanku sejauh itu.aigoo! apa aku harus berjalan kaki?” fikirnya dalam hati
“Hee Sun-Ah..
Hee Sun-Ah…” panggilnya dengan lembut
“………”
“Hee Sun-Ah,apa kau terlalu mengantuk..?” ucapnya lagi
“aisshhh!” lanjutnya sebelum ia menggendongku yang tertidur untuk sampai di
Kediamannya...

=========== To Be Continued =========== 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar